Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tengah dihujani kritik setelah mencoret Eliano Reijnders sebelum skuad Garuda kena bantai Jepang, Jumat (15/11/2024) malam WIB. Saran pelatih Belanda, Ronald Koeman mungkin bisa didengarkan sang juru taktik.
Shin Tae-yong mengambil keputusan sulit dengan mencoret Eliano Reijnders dari daftar susunan pemain (DSP) kontra Jepang dalam laga kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat ditanya awak media, Shin Tae-yong menyebut Eliano Reijnders belum menunjukkan performa yang baik sehingga tak disertakan dalam 23 pemain Timnas Indonesia vs Jepang.
"Eliano tidak dapat masuk skuad karena tidak baik untuk masuk skuad," kata Shin Tae-yong kepada awak media.
Kini, setelah Timnas Indonesia kena bantai 0-4 oleh Jepang, banyak warganet yang entah punya dasar atau tidak, mencerca keputusan Shin Tae-yong perihal pencoretan Eliano Reijnders.
Di tempat lain, Timnas Belanda juga tak lepas dari kritik. Meski menang 4-0 atas Hungaria dalam laga fase grup UEFA Nations League, striker Wout Weghorst dihujani kritik di media sosial, Minggu (17/11/2024).
Weghorst yang mencetak gol di laga ini dianggap telah melakukan selebrasi yang tidak pantas menyusul sempat terjadi kondisi darurat medis yang menimpa asisten pelatih Hungaria Ádám Szalai.
Menariknya, pelatih Belanda Ronald Koeman merespons hal itu dengan komentar yang begitu pedas. Komentar itu dia layangkan untuk para mengkritik di media sosial.
Pernyataan Ronald Koeman mungkin bisa menjadi contoh bagi Shin Tae-yong dalam menghadapi kritik yang saat ini seringnya muncul melalui media sosial.
Baca Juga: Malaysia Salip Ranking FIFA Timnas Indonesia, Fans Negeri Jiran: Kami Lebih Bagus dari Belanda
"Saya rasa kita sekarang tahu bahwa kita tidak seharusnya memperhatikan media sosial," kata Ronald Koeman dikutip dari media Belanda, FCUpdate, Minggu (17/11/2024).
"Karena orang-orang di sana adalah orang-orang tolol," tambah eks pelatih Everton itu.
Dia membela striker Wout Weghorst yang melakukan selebrasi pasca mencetak gol pembuka untuk Belanda.
"Jika skornya 0-0 dan Anda mencetak gol, itu adalah momen penting dan Anda bisa merayakannya," kata Koeman.
"Pertandingan tetap berlanjut dan situasinya terkendali. Namun sekali lagi, setiap orang berhak atas pendapatnya sendiri."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil