Suara.com - Pep Guardiola resmi memperpanjang kontrak dua tahun bersama Manchester City. Dengan demikian, maka pelatih asal Spanyol itu akan menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai nakhoda The Citizen.
Masa kerja Guardiola di City sangat bertabur kesuksesan. Sejauh ini, ia telah memenangi 18 trofi utama, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.
Keberhasilan City memperpanjang kontrak Guardiola disambut gembira Ketua City, Khaldoon Al Mubarak.
“Seperti semua penggemar City, saya gembira bahwa perjalanan Pep dengan Manchester City akan berlanjut. Membuat dedikasi, renjana, dan pemikiran inovatifnya untuk terus membentuk lanskap permainan,” kata Al Mubarak.
“Pembaruan (kontrak) ini akan membuat Pep melampaui satu dekade mengarsiteki Manchester City, dan memberi kesempatan untuk terus menulis ulang buku rekor manajerial,” tambahnya.
Guardiola menambahi, “Manchester City sangat berarti bagi saya. Ini merupakan musim kesembilan saya di sini. Kami telah mengalami banyak masa-masa indah bersama-sama. Saya memiliki perasaan yang sangat istimewa untuk klub sepak bola ini.”
“Itulah mengapa saya begitu gembira untuk bertahan di sini dua musim lagi. Mudah-mudahan sekarang kami dapat menambahi trofi ke jejeran trofi yang kami miliki,” ujarnya.
Berkat keberhasilan City menjuarai Liga inggris musim lalu, City menjadi tim putra pertama sepanjang sejarah yang memenangi empat gelar Liga Inggris berturut-turut.
Pada musim sebelumnya, Guardiola memimpin City memenangi tiga gelar (treble), yakni Liga Inggris, Liga Champions, dan Piala FA.
Baca Juga: Ole Romeny di Antara Manchester City dan Juventus, Kini Yakin Bela Timnas Indonesia
Di bawah kepemimpinan Guardiola, City juga menjadi tim pertama sepanjang sejarah Premier League yang memenangi 100 poin dalam semusim (pada musim 2017/2018) dan tim sepak bola Inggris pertama yang memenangi empat trofi domestik (pada musim 2018/2019).
(Antara)
Berita Terkait
-
Ole Romeny di Antara Manchester City dan Juventus, Kini Yakin Bela Timnas Indonesia
-
Keciduk di RS Cibubur, Ole Romeny Hampir Tes Medis di Manchester City
-
AS Roma Resmi Memecat Ivan Juric, Pelatih Liga Inggris Ini Harus Waspada!
-
Pemain Keturunan Ambon Setengah Triliun Rupiah Dilirik Pep Guardiola untuk Selamatkan Manchester City
-
Bisa Perkuat Timnas Indonesia Lawan Jepang, Kevin Diks Hadapi Pemain yang Tumbangkan Manchester City
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti