Suara.com - Jay Idzes tunjukkan penampilan impresif saat Timnas Indonesia tekuk Arab Saudi 2-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di SUGBK, 19 November 2024.
Sebagai benteng pertahanan penampilan pemain Venezia itu begitu tenang dan lugas menghalau serangan lawan. Selain itu, Jay memiliki nilai plus sebagai seorang kapten.
Jay punya pembawaan positif dan mampu mengangkat mental rekan-rekannya di lapangan. Catatan penampilannya yang cukup konsisten sebenarnya bisa membuat Jay diminati klub-klub besar Eropa.
Yang menarik, Jay sempat mengutarakan keinginannya untuk bisa membela klub Liga Inggris, Liverpool.
"Saya memimpikan (gabung) Liverpool, tapi harus dilihat seberapa jauh saya bisa melangkah," kata Jay Idzes kepada Voetbalzone pada 2020 seperti dilansir Suara.com, Jumat (22/11/2024).
"Jika nanti, di usia 35 tahun saya bisa mengatakan bahwa saya tidak meninggalkan apapun, maka karier saya akan sukses," ungkap Jay yang saat itu masih bermain untuk klub Go Ahead Eagles.
Menariknya, saat masih bermain di Go Ahead, Jay lebih sering dimainkan sebagai gelandang. Maka tak mengherankan saat itu ia mengatakan misinya ialah membantu tim menang dan mencetak gol.
"Di kondisi saat ini, segala sesuatunya berjalan baik, namun saya pikir saya harus sering mengambil posisi untuk mencetak gol," katanya.
"Itu adalah tujuan pribiadi saya, di Eindhoven saya mencetak 6 gol dan sekarang saya lebih berperan sebagai gelandang box to box, jadi saya diharapkan bisa mencetak lebih banyak gol," sambungnya.
Baca Juga: 3 Penyerang yang Berpotensi Tersingkir dengan Hadirnya Ole Romeny di Timnas Indonesia
Ketertarikan sejumlah klub kepada Jay Idzes sebenarnya sudah ada sejak bursa transfer musim panas lalu.
Pemain yang punya kontrak di Venezia sampai Juni 2027 itu sempat dirumorkan dilirik oleh dua klub Liga Italia lainnya, yakni Torino dan Fiorentina.
Torino klub yang berbasis di kota Turin sebenarnya sudah sejak Juni 2024 tertarik untuk rekrut Jay Idzes.
"Bukan hanya Tanner Tessmann, Torino juga mengincar Jay Idzes untuk posisi bertahan," tulis salah satu media Italia, Toro.it
Menurut media lokal Turin itu, Jay Idzes ialah sosok bek yang memiliki fleksibilitas sebagai kelebihan utamanya. "Dia bisa bermain di mana saja di posisi pertahanan," ulas media Italia itu.
"Kekuatan fisik pemain berkaki kanan itu juga jadi ciri utamanya. Tingginya 1,90 m dan memiliki kebiasaan mencetak gol,"
Tak hanya Torino, eks klub Gabriel Batistuta, Fiorentina juga sempat dikaitkan dengan Jay Idzes.
"Fiorentina menyukai bek Jay Idzes," tulis salah satu media di Firenze, Fiorentina.
Berita Terkait
-
3 Penyerang yang Berpotensi Tersingkir dengan Hadirnya Ole Romeny di Timnas Indonesia
-
Apa Gaya Rambut Shayne Pattynama? Tukang Cukur Timnas Bocorkan Potongan Andalan Skuad Garuda
-
Usai Kualifikasi Piala Dunia, STY Langsung Dihadapkan Misi Juara AFF Cup?
-
Minim Cetak Gol, Rafael Struick Minim Kontribusi? AFC Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Erick Thohir Evaluasi Kinerja STY, Singgung Pemain Naturalisasi di Timnas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?