Suara.com - Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya pada pertandingan tandang BRI Liga 1 2024/2025 menghadapi Persib Bandung.
Seperti diketahui Borneo FC gagal meraih poin pada pertandingan pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025, setelah ditaklukkan Persib dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (22/11/2024) malam.
Pada pertandingan tersebut, gol tunggal Persib dicetak oleh Ciro Alves saat memasuki menit 36.
Pemain asal Brasil ini, membawa skuat Maung Bandung unggul atas Borneo FC usai memanfaatkan umpan dari Nick Kuipers.
Menurutnya, pada babak pertama penampilan anak asuhnya tidak seperti biasanya.
Sehingga hal itu bisa dimanfaatkan oleh skuat Maung Bandung untuk mencetak gol.
"Hasil mungkin kurang bagus buat Borneo, dari babak pertama kita mulai permainan tapi beda dari biasa kita main," kata Pieter Huistra saat konferensi pers usai pertandingan.
Memasuki babak kedua, penampilan anak asuhnya mengalami perubahan dan mampu menciptakan beberapa peluang, namun hingga laga usai tidak ada gol balasan.
Sehingga, Borneo FC harus pulang tanpa poin dari Bandung.
Baca Juga: Bigmatch Persebaya vs Persija: Tim Mana yang Punya Pemain Asing Lebih Baik?
"Tapi babak kedua kita kembali, kita main bagus, kita ada peluang dan hasilnya kecewa buat kita. Selamat buat Persib," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Pieter Huistra memberikan tanggapan soal kinerja wasit, menurutnya dalam laga tandang kali ini wasit tidak memanfaatkan teknologi video assistant referee (VAR).
Padahal, menurutnya pada pertandingan pekan ke-11 BRI Liga 1 2024/2025 ini ada beberapa momen yang seharusnya wasit menggunakan teknologi tersebut untuk mengambil keputusan.
"Dan juga bicara wasit hari ini. Mungkin kurang bagus, hasilnya mengecewakan. Hari ini tidak ada var," tegasnya.
Sementara itu, penjaga gawang Borneo FC, Nadeo Argawinata, menilai pertandingan tersebut berjalan ketat dan menarik, pasalnya kedua kesebelasan bermain bagus dengan gayanya masing-masing.
"Untuk pertandingan malam ini saya rasa cukup bagus untuk kedua tim. Borneo dengan gaya bermainnya yang selalu dominan dan menguasai pertandingan, dan Persib gaya bermainnya juga yang selalu pragmatis dan bertahan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United
-
Media Italia Bela Emil Audero Terkait Rumor Tertinggal Bus Tim Setelah Pertandingan Serie A
-
Penampakan Shin Tae-yong di Indonesia Arena, Nonton Serius Duel Timnas Futsal vs Korsel
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman