Bermain dengan 10 orang membuat Timnas Indonesia lebih hati-hati membangun serangan. Hingga akhirnya pada menit ke-72, Timnas Indonesia bisa menambah keunggulan menjadi 3-2.
Umpan corner-kick yang dieksekusi oleh Dony Tri Pamungkas dengan indahnya mengarah ke tengah kotak penalti. Muhammad Ferarri lompat tinggi menyundul bola sangat keras.
Laos kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-77. Melakukan serangan dari sisi kanan, pemain Laos mengirim umpan. Peter Phanthavong yang menerima umpan menendang boila ke dalam gawang Daffa Fasya.
Memasuki menit ke-80, Laos yang unggul jumlah pemain kini tampil labih cair. Pemain-pemain Timnas Indonesia dibuat menunggu untuk melayangkan serangan.
Laos menjaga petahanan dengan sangat baik. Terbukti, dua gol yang diciptakan skuad Garuda berawal dari set-piece.
Upaya mencetak gol terus dilakukan kedua kesebelasan. Namun, sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan skor 3-3 tidak mengalami perubahan.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia (3-4-3): Daffa Fasya; Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Kakang Rudianto; Pratama Arhan, Arkhan Fikri, Raihan Hannan, Dony Tri Pamungkas; Marselino Ferdinan, Hokky Caraka, Rafael Struick
Laos (4-5-1): Kao Oudone; Xayasith Singsavang, Anantaza Siphongphan, Sonevilay Phetviengsy, Phetdavanh Somsanid; Phathana Phommathep, Bounphachan Bounkong, Anousone Xaypanya, Phoutthalak Thongsanith, Xayasith Singvasang; Phousomboun Penyavong
Baca Juga: Banjir Gol di Babak Pertama, Timnas Indonesia Dibuat Kocar-kacir Laos
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia