Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong kecewa dengan performa satu anak asuhnya, yakni Marselino Ferdinan yang dianggap terburuk selama berseragam tim Merah Putih.
Timnas Indonesia secara mengejutkan ditahan imbang oleh Laos dengan skor 3-3 di laga kedua Piala AFF 2024, Kamis (12/12/2024) di Stadion Manahan, Solo.
Hasil tersebut juga dicoreng dengan performa buruk wonderkid skuad Garuda, Marselino Ferdinan. Pemain Oxford ini diganjar kartu merah.
Marselino harus mandi lebih cepat karena mendapatkan dua kartu kuning pada menit ke-40 dan 69.
Di luar itu, sejatinya statistik pemain 20 tahun ini tidak begitu buruk. Menurut Sofascore, ia melepaskan akurasi umpan 81 persen dengan tiga umpan kunci dan dua crossing.
Eks Persebaya Surabaya ini juga membuat satu tembakan tepat sasaran, tiga dribble sukses, serta delapan kemenangan duel darat dari 16 kali percobaan.
Meski begitu, melihat performa Marselino yang sudah berpengalaman di tim senior dengan lebih dari 30 caps, Shin Tae-yong menganggap bahwa anak asuhnya menunjukkan performa terburuk.
"Performa Marselino hari ini terburuk ya," ucap Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Adapun menurut Shin Tae-yong, skuad Garuda bisa kecolongan tiga gol karena melakukan kesalahan mendasar saat umpan.
Baca Juga: Kevin Diks: Main di Liga Champions Itu...
"Kedua tim, baik Indonesia atau Laos bekerja maksimal. Tapi dengan keselahan kami, umpan yang salah menyebabkan kami kebobolan," sambung pelatih asal Korea Selatan ini.
Sementara itu, timnas Indonesia akan kembali diuji di Piala AFF 2024 karena harus bertandang melawan Vietnam di matchday ketiga yang dijadwalkan pada Minggu (15/12/2024).
Berita Terkait
-
Tahan Imbang Timnas, Pelatih Laos Kegirangan: Saya Bicara dengan Shin Tae-yong
-
Cuma Imbang Lawan Laos, Timnas Indonesia Justru Jadi Pemuncak Grup Piala AFF 2024
-
Blak-blakan STY Pilih Daffa Fasya Saat Lawan Laos: Cahya Harus...
-
Tampil Buruk Lawan Laos, STY Minta Bantuan Media Datangkan Ivar Jenner dari Utrecht
-
Mees Hilgers Pesakitan usai Debut di Timnas Indonesia, Netizen Salahkan FC Twente
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?