Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott terakhir kali membela skuad Garuda pada Januari 2024. Setelah itu, dirinya ditepikan oleh pelatih Shin Tae-yong karena alasan tertentu.
Mundur ke belakang, Elkan Baggott sejatinya merupakan pemain yang punya motivasi dan keinginan membela Timnas Indonesia.
Hal itu tercermin dari pernyataannya pada Desember 2021 silam di mana Baggott menantikan pertandingan Piala AFF 2020.
Dilansir dari laman resmi PSSI, Elkan Baggott saat itu menyebut ingin membantu Timnas Indonesia menang atas Laos dalam laga kedua Grup B.
"Laga selanjutnya saya ingin bermain, saya mau bermain dengan baik sesuai keinginan dan perkataan saya saat ini," kata Elkan Baggott saat itu.
"Karena kami ingin meraih kemenangan demi target yang dicapai (juara). Target di Piala AFF tentu saja meraih kemenangan setiap pertandingan (sampai juara)."
Terkini, Elkan Baggott sudah tak lagi jadi pilihan utama Shin Tae-yong di lini belakang Timnas Indonesia.
Insiden saat dirinya tak hadir dalam playoff Olimpiade 2024 Paris pada Mei lalu disinyalir menjadi penyebab utamanya.
Saat itu, Shin Tae-yong memanggil Baggott di tengah krisis bek tengah yang dialami Timnas Indonesia jelang menghadapi Guinea U-23.
Baca Juga: 3 Keluhan Shin Tae-yong yang Bikin Indonesia Kurang Maksimal di Piala AFF 2024
Namun, bek yang saat ini bermain untuk Blackpool FC itu tidak hadir. Terlepas dari absennya Baggott, Timnas Indonesia akhirnya kalah 0-1 dan harus mengubur mimpi lolos ke Olimpiade 2024.
Tanpa Elkan Baggott, Timnas Indonesia terus bertumbuh bersama para pemain keturunan baru. Di lini belakang, kini ada Justin Hubner, Calvin Verdonk, Mees Hilgers hingga Kevin Diks yang bisa mengisi posisinya.
Di luar Timnas Indonesia, Elkan Baggott juga masih kesulitan untuk mengamankan tempat di Blackpool FC.
Dia jarang tampil karena lebih banyak berkutat dengan cedera betis dan paha dalam beberapa bulan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026