Suara.com - Prestasi yang diukir pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat menghadapi kejuaraan Piala AFF 2024 menjadi pencapaian yang paling buruk sejak pelatih asal Korea Selatan itu menjadi nakhodanya.
Timnas Indonesia harus mengalami nasib nahas setelah digasak Filipina dengan skor 0-1. Hasil ini membuat mereka tergusur ke peringkat ketiga dan gagal melenggang ke fase gugur Piala AFF 2024.
Dengan demikian, Shin Tae-yong akhirnya mencatatkan hasil yang paling buruk dari tiga edisi Piala AFF yang berbeda. Dia mengawalinya pada edisi 2020, lalu menghadapi 2022, dan yang terakhir berakhir memilukan pada 2024.
Berikut Suara.com menyajikan ulasan prestasi Timnas Indonesia selama berada di bawah asuhan Shin Tae-yong yang selalu mengalami penurunan dalam setiap edisi Piala AFF.
1. Piala AFF 2024
Penampilan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 memang menjadi prestasi yang sangat buruk selama berada di bawah asuhan Shin Tae-yong. Catatan statistiknya juga terhitung sangat memprihatinkan.
Dari empat pertandingan, Timnas Indonesia hanya bisa menang satu kali saja saat melawan Myanmar (1-0). Dua laga lainnya berujung dengan kekalahan yakni saat bersua Vietnam (0-1) dan Filipina (0-1).
Catatan gol tim Merah Putih juga terhitung minim karena hanya bisa mencetak empat gol dari empat laga. Rekor ini jelas mencoreng wajah Timnas Indonesia di Asia Tenggara.
2. Piala AFF 2022
Baca Juga: 3 Pemain Senior Timnas Indonesia Bikin Kecewa Berat Shin Tae-yong di Piala AFF 2024
Prestasi yang diukir oleh Timnas Indonesia pada Piala AFF 2022 juga jauh lebih baik jika dibandingkan edisi terbaru. Pasalnya, skuad asuhan Shin Tae-yong ketika itu bisa melaju hingga fase semifinal.
Sayangnya, saat lolos ke semifinal sebagai runner-up, Timnas Indonesia harus berjumpa Vietnam di semifinal. Pada leg pertama, Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 saat melawan Vietnam di kandang.
Sedangkan saat menghadapi leg kedua, skuad Garuda harus kalah 0-2 dari Vietnam. Hasil itu membawa mereka kandas dan gagal ke final.
3. Piala AFF 2020
Saat terjun di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong sukses membuat kejutan. Sebab, pelatih asal Korea Selatan itu menurunkan komposisi pemain yang baru di ajang ini.
Pada Piala AFF 2020, Shin Tae-yong dikenal dengan kebijakan potong generasi karena memunculkan banyak pemain muda yang belum pernah tampil di ajang internasional.
Berita Terkait
-
3 Pemain Senior Timnas Indonesia Bikin Kecewa Berat Shin Tae-yong di Piala AFF 2024
-
3 Alasan Shin Tae-yong Harus Dipertahankan PSSI meski Gagal di Piala AFF 2024
-
Klasemen Akhir Grup B AFF 2024, Timnas Indonesia Gugur di Tangan Filipina
-
Lakukan Evaluasi usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2024, Erick Thohir: Saya Maunya...
-
Pembalasan Dendam Kiper Filipina ke Timnas Indonesia: Ini Sudah Lama Dinanti...
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kata-kata Lionel Messi Barcelona Juara Liga Spanyol
-
Piala Asia 2027: Tak Gentar Hadapi Jepang, John Herdman Bidik Target Besar
-
Satu Kemenangan Lagi! Bintang Timnas Indonesia Calvin Verdonk di Ambang Pintu Liga Champions
-
Soroti Keputusan Wasit, Mauricio Souza Murka Persija Dipermalukan Persib
-
Analisis Sisa Jadwal Arsenal dan Manchester City di Penghujung Liga Inggris, Siapa Juara?
-
Bojan Hodak Merendah Usai Persib Bungkam Persija, Singgung Faktor Keberuntungan
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Calvin Verdonk Berpotensi Thiago Motta pada Musim Depan