Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkapkan bahwa tidak mudah untuk tim denga mayoritas pemain U-22 mengalahkan tim senior negara lain di Piala AFF 2024.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, meski kalah dengan skor 0-1, dirinya merasa ada harapan besar dari para pemain muda Indonesia.
"Pemain kita rata-rata usia 20 tahun, melawan pemain senior yang sangat baik," katanya usai pertandingan Indonesia melawan Filipina di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
"Saya melihat harapan besar dari permainan kita hari ini. Untuk itu kami akan berusaha lagi agar berkembang, terima kasih atas kerja kerasnya dari pemain muda Indonesia," katanya.
Menurut dia, dari segi fisik tidak gampang untuk melawan timnas senior.
"Apalagi latihan kami tidak terlalu lama juga. Apalagi ini liga juga sedang bergulir di Indonesia, jadi secara jadwal mepet dan sulit juga," katanya.
Meski demikian, ia memastikan hasilnya akan berbeda jika Ivar Jenner dan Justin Hubner datang memperkuat skuad Garuda.
"Jika Ivar dan Justin datang pasti kami bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi di turnamen AFF ini," katanya.
(Antara)
Baca Juga: Pratama Arhan Punya Caps Terbanyak di Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Punya Caps Terbanyak di Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong
-
Jay Idzes: Pilih Indonesia, Tidak Ingin Negara Lain
-
Timnas Indonesia Kandas di Piala AFF 2024, Cristian Gonzales: Saya Kesal...
-
Marselino Ferdinan: Kami Minta Maaf
-
Pembelaan Shin Tae-yong Terhadap Rafael Struick yang Loyo di Piala AFF 2024
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Kawinkan 2 Gelar Domestik di Musim Debut Bersama Inter Milan, Ini Respons Berkelas Cristian Chivu
-
Carlo Ancelotti Sebut Neymar Terus Membaik Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Kabar Buruk! Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday Juni
-
Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka
-
Daniel Levy Tak Pernah Bayangkan Tottenham Terjebak Zona Degradasi
-
Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot
-
Mengenal Agustn Delgado, Pelopor Kebangkitan Ekuador di Piala Dunia
-
Dusan Vlahovic Ditawarkan ke Atletico Madrid, Negosiasi Kontrak dengan Juventus Mandek
-
Pelatih Thailand Sebut Laga Lawan Timnas Indonesia Adalah Derby ASEAN Sesungguhnya
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa