- Pelatih Anthony Hudson menyebut duel Thailand kontra Indonesia di Piala Asia 2027 sebagai pertarungan gengsi derby ASEAN.
- Grup F Piala Asia 2027 di Arab Saudi mempertemukan Indonesia, Thailand, Jepang, serta juara bertahan Qatar.
- Thailand mempersiapkan mental dan taktik secara matang guna menghadapi persaingan sengit demi membuktikan kualitas di kancah Asia.
Suara.com - Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson memanaskan atmosfer persaingan di Grup F Piala Asia 2027.
Ia secara khusus menyoroti pertemuan timnya dengan Timnas Indonesia dan menyebutnya bukan sekadar laga biasa, melainkan sebuah pertarungan gengsi bertajuk derby ASEAN yang sesungguhnya.
Seperti diketahui, hasil undian menempatkan dua kekuatan tradisional Asia Tenggara ini dalam satu grup neraka bersama raksasa Jepang dan juara bertahan, Qatar.
Bagi Hudson, pertemuan dengan Timnas Indonesia akan menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di kawasan ini.
"Perlawanan melawan Indonesia akan menjadi pertandingan masif 'derby ASEAN' yang sesungguhnya," kata Hudson dikutip dari Facebook ASEAN Football, Kamis (14/5/2026).
Rivalitas antara kedua negara memang sudah mendarah daging. Dari rekor pertemuan, Thailand memang masih unggul dengan 37 kemenangan berbanding 25 milik Indonesia.
Namun, perkembangan pesat yang ditunjukkan skuad Garuda belakangan ini membuat pertemuan mendatang diprediksi akan jauh lebih sengit.
Meskipun menyoroti laga derby, Hudson menegaskan bahwa timnya juga mempersiapkan diri dengan sangat serius untuk menghadapi Jepang dan Qatar.
Pelatih asal Inggris itu menanamkan mentalitas tak kenal takut kepada anak asuhnya.
Baca Juga: Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
"Dengan sekitar 7-8 bulan tersisa sebelum turnamen dimulai, Thailand akan terus bersiap melalui pertandingan persahabatan dan kompetisi regional," tutur Hudson.
“Kami ingin tiba di Piala Asia dalam kondisi terbaik dengan tujuan yang jelas. Kita harus bermain dengan berani di setiap pertandingan. Bahkan jika orang melihat kami sebagai tim terkecil di grup, kami masih memiliki pemain berpengalaman yang pernah bermain di Piala Asia sebelumnya," tegasnya.
Pernyataan dari Hudson ini menjadi sinyal kuat bahwa duel antara Timnas Indonesia dan Thailand di Arab Saudi nanti tidak hanya akan memperebutkan poin, tetapi juga mempertaruhkan harga diri dan status sebagai raja sepak bola di Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Dibuang DPMM FC, Klub Super League Mana yang Bakal Dituju Ramadhan Sananta?
-
Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta Resmi Berpisah dengan DPMM FC
-
Siapa Igor Sanders? Striker Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-19
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil