Suara.com - Piala AFF 2024 menjadi salah satu momen terburuk Timnas Indonesia sepanjang tahun ini. Target semifinal gagal tercapai setelah kalah 0-1 dari Filipina pada laga terakhir Grup B.
Dari empat pertandingan, Timnas Indonesia hanya meraih satu kemenangan atas Myanmar, seri 3-3 melawan Laos, dan kalah 0-1 dari Vietnam serta Filipina.
Kekalahan dari Vietnam di Stadion Manahan, Solo, di hadapan ribuan suporter, menjadi momen pahit.
Pada laga kontra Filipina, Bjørn Martin Kristensen mencetak gol penalti di menit ke-63.
Indonesia kehilangan kapten Muhammad Ferarri, yang mendapat kartu merah di menit ke-41 karena pelanggaran terhadap Amani Aguinaldo. Meski tampil agresif, gol yang dinantikan tak kunjung tercipta.
Indonesia tersingkir lebih cepat dan gagal menggapai target semifinal, mencatat salah satu performa terburuk sejak Piala AFF pertama digelar pada 1996.
Dalam lima laga internasional terakhir, kartu merah juga menjadi masalah, menimpa tiga pemain Indonesia, termasuk Muhammad Ferarri.
Di Piala AFF 2024, Marselino Ferdinan menjadi pemain Indonesia pertama yang menerima kartu merah.
Penyerang Oxford United itu diusir pada menit ke-69 saat melawan Laos, dalam laga yang berakhir imbang 3-3. Meski terus berjuang tanpa Marselino, Indonesia gagal menaklukkan Laos yang tampil solid.
Baca Juga: Balas Cemoohan Suporter SC Heerenveen, Thom Haye: Lakukan Apa yang Menurutmu Benar
Justin Hubner juga mendapat kartu merah saat Indonesia menang 2-0 atas Arab Saudi di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, gol kemenangan dicetak Marselino Ferdinan pada menit ke-32 dan 57'.
Hubner, bek Wolverhampton, diganjar kartu kuning kedua di menit ke-89 akibat menghalau tendangan bebas.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional