Suara.com - Calvin Verdonk dikenal sebagai pemain Timnas Indonesia yang irit bicara. Ia juga tak banyak beraktivitas di media sosial, tak seperti kebanyakan pemain Timnas Indonesia lainnya.
Sikap seperti itu bukan baru dilakukan oleh Calvin Verdonk. Pemain 27 tahun itu sudah cukup lama tak banyak bicara.
Pemain NEC Nijmegen itu seolah punya prinsip, sedikit bicara banyak bekerja. Sikap seperti itu pernah diutarakan Verdonk saat wawancara dengan media Belanda, Oost pada 2020.
Di tahun itu, Verdonk menjadi pemain pinjaman di FC Twente. Ia dipinjamkan oleh Feyenoord. Saat itu, FC Twente mengalami kekalahan 0-1 oleh Vitesse.
Bek kiri itu mengaku sangat kecewa dengan kekalahan tersebut. "Kami harusnya bisa menyelesaikan peluang yang kami dapatkan," ungkap Verdonk.
"Kami harus sedikit bicara bahwa kami akan berhasil. Saya sendiri juga harus lebih sedikit bicara. Terpenting ialah berjuang keras demi tiga poin," kata Verdonk saat itu.
Setelah dari Twente, Verdonk kala itu mengambil keputusan besar dengan pindah ke Liga Portugal bermain untuk Famalicao. Di klub itu, karier Verdonk tak gemilang.
Ia kemudian dipinjamkan ke NEC pada 2021 sebelum akhirnya dilepas permanen setahun kemudian.
Meski kariernya di tanah kelahiran Cristiano Ronaldo tidak begitu bagus, Verdonk menegaskan masih tertarik untuk abroad terutama ke Liga Spanyol.
Baca Juga: Terkenang Masa Pahit Kakek, Jay Idzes Punya Misi Mulia untuk Anak Indonesia
“Saya selalu bermimpi bermain sepak bola di Spanyol. Saya penasaran untuk melihat apakah saya bisa bermain di level itu," kata Verdonk.
"Bundesliga juga tampak seperti kompetisi yang hebat bagi saya. Saya pikir Liga Primer masih terlalu berat bagi saya.”
Terkini, klub raksasa Belgia, Anderlecht disebut-sebut tertarik untuk memboyong Verdonk. Dia pun membuka pintu untuk itu.
"Ini klub besar dan bagus, jadi saya harap mereka mendengarkan [Podcast bersama Thom Haye ini]," Verdonk mengedipkan mata.
Berita Terkait
-
Terkenang Masa Pahit Kakek, Jay Idzes Punya Misi Mulia untuk Anak Indonesia
-
Swansea City Buka Pintu Keluar untuk Nathan Tjoe-A-On
-
Demi Kevin Diks, Gladbach Tumbalkan Pemain Rp260 Miliar?
-
Jay Idzes Bikin Thom Haye Geleng-geleng: Dia Hidup dengan Standar Itu
-
Shin Tae-yong: Fokus Bantu Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya