Suara.com - Pujian diberikan eks pemain FC Twente, Youri Mulder memberikan pujian untuk pemain keturunan Indonesia. Menurut Mulder, si pemain ini memiliki kecepatan beradaptasi dan punya skill mumpuni layaknya Luis Suarez dan Dirk Kuyt.
Lantas siapa pemain keturunan Indonesia yang mendapat pujian setinggi langit itu? Ia adalah kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, Tijjani Reijnders.
Mulder bilang melihat perfomance Tijjani bersama AC Milan, ia seperti menyaksikan penampilan Luis Suarez dan Dirk Kuyt. Meski ketiga punya posisi berbeda, Mulder mengatakan kesamaan mereka kemampuan adaptasi yang cepat.
Seperti diketahui, Tijjani resmi bermain di San Siro pada 19 Juli 2023. Ia direkrut AC Milan dari AZ Alkmaar. Kultur kompetisi kedua liga sangat jauh berbeda, namun Tijjani mampu tunjukkan penampilan terbaiknya.
"Reijnders tidak memerlukan waktu lama untuk adaptasi dengan AC Milan dan Liga Italia. Dia berkembang menjadi pemain top dari matchday pertama," puji Mulder seperti dilansir dari Voetbal International, Selasa (31/12).
"Anda bisa melihat pemain top dengan adaptasi dengan sangat cepat seperti Dirk Kuyt dan Luis Suarez, Tijjani juga salah satu pemain itu," ungkap Mulder.
Mulder lantas mengatakan bukan mustahil jika Tijjani pindah ke Real Madrid, ia akan menjadi bintang besar di Liga Spanyol.
"Jika Anda memainkannya di Real Madrid besok, dia akan mudah beradaptasi. Saya tidak mengharapkan itu terjadi tapi dia sudah menjadi pemain paling mencolok di Serie A musim ini," ungkapnya.
Tijjani Reijnders cetak gol indah saat AC Milan bermain imbang 1-1 melawan AS Roma dalam lanjutan Liga Italia, Senin (30/12) dinihari WIB.
Baca Juga: Kunjungi Markas Real Madrid, Marco Motta Gabung Los Blancos?
Gol Tijjani ini dicetak pada menit ke-16. Kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders itu mencetak gol setelah memanfaatkan umpan apik Youssouf Fofana.
Umpan mendatar Fofana yang membelah jantung pertahanan AS Roma dikonversi dengan sepakan voli Tijjani yang meluncur deras tanpa bisa dihalau oleh kiper AS Roma.
Meski pada akhirnya AS Roma bisa menyamakan kedudukan lewat gol Paulo Dybala dan memaksa pertandingan berakhir imbang, penampilan Tijjani sangat agresif.
Bahkan pada menit ke-42, AC Milan seharusnya mendapat hadiah penalti saat Tijjani dijatuhkan oleh Niccolo Pislli di area terlarang. Sayang wasit tak menganggap itu sebagai pelanggaran.
Penampilan konsisten Tijjani bersama AC Milan di musim ini mendapat banyak pujian dari media Italia. Salah satu media Italia, Tuttosport menyematkan pemain keturunan Indonesia itu sebagai pemimpin baru AC Milan.
"Reijnders adalah pemimpin baru AC Milan. Untuk saat ini dan masa depan," ulas media kenamaan AC Milan itu.
Berita Terkait
-
Kunjungi Markas Real Madrid, Marco Motta Gabung Los Blancos?
-
Kehebatan Pemain Keturunan Indonesia Gagal Selamatkan Pelatih dari Pemecatan
-
Pemain Timnas Indonesia Nonton di San Siro, Jadi Saksi Tijjani Reijnders Cetak Gol Indah
-
Tijjani Reijnders Cetak Gol Indah, Media Italia: Dia Sangat Berharga
-
Venezia Kalah, Jay Idzes Dapat Nilai Minus: Handball Berujung Penalti
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung