Suara.com - Australia menghadapi Timnas Indonesia dalam laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dalam kondisi pincang.
Jelang laga di Sydney Football Stadium, Sydney pada 20 Maret 2025 mendatang, mereka diterpa badai cedera. Setelah bek andalan Harry Souttar, dua pemain penting juga harus menepi.
Pelatih Tony Popovic kehilangan bek tengah Sheffield United, Harry Souttar, yang diperkirakan absen setahun akibat cedera tendon Achilles.
Cedera itu membuat Harry Souttar hampir dipastikan absen melawan Timnas Indonesia.
Hal serupa dialami Alessandro Circati, bintang Parma FC berdarah Australia-Italia, yang cedera ACL sejak September 2024 dan butuh pemulihan hampir semusim.
Kusini Yengi, pemain Portsmouth, juga dipastikan absen akibat cedera sejak Desember 2024, dengan masa pemulihan 10 pekan.
Berbeda dari sebelumnya, Kusini Yengi masih berpeluang tampil melawan Indonesia.
Penyerang 25 tahun ini patut diwaspadai, setelah mencetak dua gol saat Australia imbang 2-2 melawan Bahrain.
Sementara itu, Timnas Indonesia juga tidak tampil full team pada laga Maret mendatang. Justin Hubner (kartu merah) dan Ragnar Oratmangoen (akumulasi kartu kuning).
Baca Juga: Dipastikan Absen Lawan Timnas Indonesia, Bintang Australia Merasa Hancur
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123