Suara.com - Kabar soal PSSI bakal memecat Shin Tae-yong semakin deras berembus. Dekat-dekat ini PSSI bahkan bakal menggelar konferensi pers untuk mengakhiri segala spekulasi yang beredar.
PSSI sendiri tegas menyebutkan kalau target mereka adalah lolos ke Piala Dunia 2026—meski ini target yang agak mengawang. STY kemudian dianggap tidak bisa memenuhi target itu.
Nama-nama pelatih Eropa diisukan bakal menjadi penggantinya. Terbaru, Louis van Gaal bahkan masuk ke dalam radar rumor pengganti Shin Tae-yong.
Pemecatan Shin Tae-yong bisa menjadi pisau bermata dua. Bisa jadi menghadirkan sisi positif, tidak menutup kemungkinan akan ada kerugian yang didapatkan PSSI dan Timnas Indonesia.
Untuk Timnas Indonesia dampak buruk itu bisa berwujud tidak kondusifnya transisi pergantian pelatih di tengah bergulirnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sementara untuk PSSI, kerugian itu bisa berupa duit puluhan miliar rupiah untuk mengganti kompensasi jika memecat Shin Tae-yong.
Pasalnya, Shin Tae-yong baru saja memperpanjang kontraknya bersama Timnas Indonesia hingga 2027.
Seiring perpanjang kontrak itu, Shin Tae-yong juga mendapat kenaikan gaji hingga 1,5 juta USD atau setara Rp 23,6 miliar per tahun.
Jika dihitung nominal gaji dari mulainya perpanjangan kontrak, STY akan mendapat tiga kali bayaran dengan nominal Rp23,6 miliar dan totalnya mencapai Rp70,8 miliar.
Baca Juga: Giovanni van Bronckhorst Pengganti STY? PSSI Wajib Punya Duit Rp108 M
Nominal yang tentunya tidak sedikit, karena itu butuh perhitungan matang agar PSSI tidak asal dalam mengambil keputusan soal masa depan STY. Belum lagi jika ada kesepakatan atau klausul lain dalam kontrak baru STY, maka ada sejumlah perhitungan dengan uang lainnya.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?