Suara.com - Patrick Kluivert menegaskan dirinya antusias menangani timnas Indonesia. Ia mengatakan bahwa skuad Garuda memiliki potensi besar.
Usai memecat Shin Tae-yong, PSSI resmi mengumumkan penunjukkan Patrick Kluivert. Juru taktik 48 tahun tersebut akan dikenalkan ke publik pada 12 Januari 2025 mendatang.
"Sebenarnya saya langsung antusias, karena potensi yang dimiliki Indonesia sangat besar," ujar Patrick Kluivert dikutip dari De Telegraaf.
"Indonesia adalah negara dengan hampir 300 juta penduduk, banyak di antaranya sangat menyukai sepak bola," imbuhnya.
Lebih lanjut, pelatih asal Belanda ini juga senang bahwa timnas Indonesia memiliki pemain diaspora yang berkarier di Eropa.
"Selain itu, kini ada peluang untuk memanfaatkan pemain-pemain Indonesia yang bermain di Eropa," jelasnya.
Ayah dari Justin Kluivert itu juga menyoroti peluang tim Merah Putih lolos ke Piala Dunia 2026. Menariknya ia menyoroti jasa Shin Tae-yong.
Pasalnya di bawah asuhan Shin Tae-yong, timnas Indonesia berhasil bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Maka dari itu, peluang untuk melaju sangat terbuka lebar.
"Berkat pendahulu saya, Shin Tae-yong, kami (timnas Indonesia) memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika, Meksiko, dan Kanada," pungkasnya.
Baca Juga: Umumkan Patrick Kluivert, PSSI Dihujat: Mana Video Jadi Pelatihnya?
Berita Terkait
-
Denny Landzaat Asisten Patrick Kluivert: Leluhur Saya Melawan Republik Indonesia
-
Mantan Istri Patrick Kluivert Terlibat Kasus Pencucian Uang
-
Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Banjir Follower
-
Coach Justin: Van Gaal Rekomendasikan Patrick Kluivert Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Coach Justin: Emang Netizen Lebih Hebat dari Erick Thohir?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus