Suara.com - Football Institute merilis survei salah satunya mengenai kinerja Pelatih Shin Tae-yong selama membesut Timnas Indonesia. Ternyata, banyak yang tak puas lantaran kecewa dengan hasil pertandingan Timnas Indonesia terutama di Piala AFF 2024.
Budi Setiawan dari Football Institute menjelaskan Survei dilakukan mulai 27 Desember sampai 5 Januari lalu. Tadinya, survei ini diharapkan bisa menjadi referensi PSSI buat ambil keputusan.
"Tetapi ternyata seperti yang kita semua ketahui bahwa keputusan itu sudah diambil, dan ternyata evaluasi untuk tim nasional itu berakhir dengan pemecatan terhadap Shin Tae-yong," kata Budi di Jakarta, Jumat (10/1/2025).
Perlu digaris bawahi bahwa survei Football Institute ini bukan hanya membahas Shin Tae-yong. Namun, seluruh tim nasional seperti U-17, U-20, wanita, dan juga kinerja PSSI.
Namun, untuk hasil yang mengatasnamakan Shin Tae-yong ternyata banyak yang merasa tidak puas, terutama di Piala AFF 2024. Banyak Garuda fans yang merasa STY seharusnya membawa tim Merah Putih ke semifinal.
Tetapi, Timnas Indonesia yang kala itu dihuni pemain-pemain muda malahan ditahan imbang Laos 3-3, kemudian dikalahkan Filipina, lalu Vietnam. Skuad Garuda dianggap seharusnya bisa menang ketika bersua Laos dan Filipina.
"Seperti kita lihat bahwa banyak kekecewaan dari suporter bahkan sampai lebih dari 50 persen kekecewaan terhadap kita imbang lawan Laos, kita kalah lawan Filipina. Juga kekalahan lawan China serta kekalah lawan Jepang, itu menjadi kekecewaan tersendiri buat suporter kita," terangnya.
Namun begitu, banyak suporter yang masih percaya Shin Tae-yong pasca kegagalan di Piala AFF 2024. Perlu diingat, survei ini dibuat saat STY belum dipecat PSSI.
"Tapi apakah mereka percaya bahwa tim nasional bisa lolos ke 2026 Piala Dunia, kans itu masih ada, suporter kita masih percaya, dan kepuasan terhadap PSSI masih sangat tinggi, di atas 69 persen," ucapnya.
Baca Juga: Heboh Foto Bareng Erick Thohir, Bung Towel Bongkar Isi Obrolan di Stadion Manahan
"Artinya kalau kita melihat respons dari suporter kita tentang adanya peningkatan prestasi di semua level tim nasional, ini bisa kita lihat bahwa program PSSI untuk melakukan penetrasi program terhadap percepatan prestasi tim nasional itu berhasil," tutupnya.
Berita Terkait
-
Heboh Foto Bareng Erick Thohir, Bung Towel Bongkar Isi Obrolan di Stadion Manahan
-
Erick Thohir Akui Shin Tae-yong Ingin Bertemu dengannya Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Catatkan Prestasi di Liga Belanda
-
Asisten Pelatih Shin Tae-yong: Stop Hoax!
-
PSSI Tunjuk Patrick Kluivert Karena Mau Berkompromi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund