Suara.com - Pelatih Bangkok United, Totchtawan Sripan menjanjikan banyak menit bermain kepada pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan yang baru bergabung.
Pratama Arhan resmi bergabung dengan Bangkok United usai dilepas Suwon FC. Tak butuh waktu lama, eks PSIS Semarang ini langsung melakoni laga debut.
Debut pemain asal Blora ini berakhir manis. Sebab, ia berkontribusi dalam terciptanya gol kemenangan klubnya.
Arhan melakukan key passes kepada rekan setimnya yang bisa mengalirkan bola hingga terciptanya gol. Bangkok United menang 3-2 atas Buriram United.
"Ya, dia mampu mengisi perannya sebagai pemain pengganti. Dia (Arhan) baru dua hari latihan dan melakukan persiapan," ucap Totchtawan Sripan dikutip dari Youtube Bangkok United.
"Saya pikir kita masih punya banyak pertandingan, banyak turnamen yang akan dimainkan untuk Arhan," sambungnya.
Juru latih Bangkok United membuka peluang bagi pemain 23 tahun ini bisa menjadi starter jika mampu menunjukkan performa apik. Tentu saja, ia harus bersaing dengan rekannya untuk mendapatkan tempat utama.
"Jika dia menunjukkan penampilan baik, mungkin akan jadi pemain utama. Tapi ia harus terus berkompetisi dan dengan begitu kita punya banyak pilihan," jelas Totchtawan Sripan.
Arhan sendiri disebut masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rekan baru serta strategi yang diterapkan Totchtawan Sripan. Namun, sang pelatih percaya bahwa pemain timnas Indonesia bakal segera nyetel.
Baca Juga: Patrick Kluivert ke Najwa Shihab: Tak Perlu Dibicarakan Lagi
"Dia masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan rekan setim dan permainan kita. Ritme semacam ini membutuhkan waktu. Biarkan dia beradaptasi dan saya percaya dia akan mengerti," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Debut Pratama Arhan Bersama Bangkok United, Segala Handuk Dibahas Juga!
-
Pratama Arhan Debut di Liga Thailand, Bantu Bangkok United Menang Dramatis
-
Ini Sosok Pemain Keturunan Thailand - Jerman Pukul Pratama Arhan di Bangkok
-
Pratama Arhan: Saya Menangis...
-
Berjuang Sama-sama, Trio Timnas Indonesia Mungkin Tercoret di Era Kluivert
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas