Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri memberikan izin kepada Patrick Kluivert sehagai nahkoda skuad Garuda yang baru memakai pemainnya. Ia menyerahkan semuanya kepada Kluivert.
Timnas Indonesia akan bertanding di laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang. Skuad Garuda dijadwalkan melawan Australia pada 20 Maret kemudian Bahrain lima hari setelahnya.
Mengingat lawan yang dihadapi tidak mudah, dibutuhkan pemain-pemain berkualitas. Jika memungkinkan Kluivert pun bisa comot pemain dari Timnas Indonesia U-20 asuhan Indra Sjafri.
Indra Sjafri sedang memimpin pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Jakarta sejak 5 Januari 2025. Dalam waktu dekat Garuda Nusantara akan ikut turnamen mini di Sidoarjo sebagai persiapan Piala Asia U-20 2025.
"Saya pikir itu tentu faktor kualitas. Kalau kualitasnya mumpuni dan menurut coach Kluivert nanti oke, tidak tertutup kemungkinan," ujar Indra Sjafri beberapa waktu lalu.
"Makanya kemarin, saya sepakat sekali, pelatih antara Timnas Indonesia, U-23, dan U-20 harus satu garis, mesti satu visi. Kami juga bicara formasi dan game plan. Kami bicara apa yang bisa dicoba," ungkap Indra Sjafri.
Indra Sjafri sudah bertemu dengan Kluivert ketika arsitek asal Belanda itu mengunjungi latihan timnas U-20 bersama asistennya, Denny Landzaat, di Stadion Madya, Jakarta Pusat, pada 13 Januari 2025.
Ke depan, Indra mengaku akan ada diskusi lanjutan. Ia akan mencoba tukar pikiran dengan juru taktik asal Belanda tersebut.
"Mungkin nanti sambil berjalan, saya pikir ini awal yang baik untuk saya bisa banyak berdiskusi. Kalau berdiskusi kan haris saling memberikan masukan," jelasnya.
Baca Juga: Dulu Sindir Penyiksaan, Kini Kata Denny Landzaat: Indonesia Luar Biasa
"Bagaimana pun kan coach Kluivert baru di Indonesia, dan saya bilang ke dia juga, saya atas izin Allah SWT sudah 14 tahun memegang timnas dari U-16 sampai U-24. Saya akan dukung 100 persen apa pun yang dibutuhkannya terkait informasi sepak bola Indonesia," ucapnya.
Sejauh ini setidaknya ada empat pemain Timnas Indonesia U-20 promosi ke tim senior ketika di asuh Shin Tae-yong. Mereka adalah Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel Priyatna, Arkhan Kaka, dan Daffa Fasya.
Keempatnya dipanggil STY untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Saat itu Shin Tae-yong memang membawa pemain-pemain muda.
Berita Terkait
-
Dulu Sindir Penyiksaan, Kini Kata Denny Landzaat: Indonesia Luar Biasa
-
Persib vs Dewa United: Arena Duel Gelandang Timnas Indonesia
-
Media Australia: Patrick Kluivert Pemain Gemilang, Tapi Catatan Sebagai Pelatih Buruk
-
Timnas Indonesia U-17 vs KKS Jateng: Bukan Hanya Sekadar Laga Uji Coba Belaka
-
Shin Tae-yong: Saya Yakin Bisa Kembali
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan