Suara.com - Bos Persija Jakarta Mohamad Prapanca menanggapi tekanan dari netizen sepak bola Tanah Air yang meminta Rizky Ridho dilepas ke tim luar negeri.
Menjawab pertanyaan tersebut, Prapanca mengundang warganet yang menekan ke kantor Persija untuk berdiskusi.
Adapun penampilan apik Rizky Ridho bersama Timnas Indonesia dan Persija, membuatnya dianggap tak lagi layak bermain di BRI Liga 1. Oleh karena itulah banyak yang ingin eks Persebaya Surabaya itu bermain di luar negeri.
"Seru banget di media sosial," kata Mohamad Prapanca dalam acara ngopi bareng Persija di Sarinah, Jakarta, Jumat (17/1/2025).
"Saya minta orang-orang yang advice Rizky Ridho untuk dijual ketemu di kantor Persija nanti saya jelasin," jelasnya.
Prapanca merasa yang selalu mendesaknya melepas Ridho adalah robot. Ia tahu setelah ditelusuri dari beberapa komentar netizen.
Bagi Pranca, sosial media di Indonesia bisa bebas mengeluarkan unek-unek apapun. Oleh sebab itu, ia lebih memilih mengundang orang-orang yang meminta Rizky Ridho dilepas.
"Karena udah gak fair sosmed di Indonesia, tapi kalo kita cari nanti minta maaf, kan seperti itu, tapi kalo dia memang peduli terkait dengan masa depan Persija dia advice agar Rizky Ridho 'tolong dong jam terbang dia dibagusin di internasional' boleh."
"Datang ke saya tawarin klubnya. Saya liat di komen-komen saya, itu hal yang menurut saya gak bagus kalo seandainya netizen ini cuma berani di sosmed saja, kalo mau begitu dateng bikin surat undangan kita diskusi, ayo," tutupnya.
Baca Juga: Pratama Arhan Hampir Gabung Persija? Bambang Pamungkas: Yes tapi Kemudian...
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Hampir Gabung Persija? Bambang Pamungkas: Yes tapi Kemudian...
-
Jairo Riedewald: Nenek Saya Gembira Saat Dengar Saya Akan ke Indonesia
-
Ole Romeny Ancaman Nyata Rafael Struick, Patrick Kluivert Pilih Siapa?
-
3 Pemain Belum Gabung Timnas Indonesia U-20, Termasuk Welber Jardim
-
Dua Pemain Keturunan yang Batal Perkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim