Suara.com - Pemain keturunan Australia-Indonesia, Mathew Baker mengundurkan diri dari skuad Garuda Nusantara yang diasuh Indra Sjafri.
Mathew Baker sebelumnya masuk dalam daftar panggil Indra Sjafri ke timnas Indonesia U-20 yang bersiap jelang Piala Asia U-20 2025. Artinya ia mendapatkan promosi lebih cepat karena usianya masih 15 tahun.
Akan tetapi, pemain yang berkarier di Melbourne City tersebut justru memutuskan mundur dari skuad akhir-akhir ini.
Hal tersebut diketahui dari unggahan Instagram Stories akun pribadinya. Baker pamit dan menyampaikan terima kasih kepada Indra Sjafri yang sudah memberikan kesempatan di tim U-20.
"Terima kasih coach Indra Sjafri atas kesempatannya dan menerima saya di timnas Indonesia U-20," tulis Mathew Baker di Instagram Stories.
Setelah memutuskan pamit dari tim asuhan Indra Sjafri, Mathew Baker memastikan dirinya akan kembali ke timnas Indonesia U-17 yang diasuh Nova Arianto.
“Karena konflik kepentingan, saya tidak dapat melanjutkan dengan Timnas U-20, namun hal ini memastikan saya dapat bermain untuk Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia,” imbunya.
Tidak diketahui pasti konflik kepentingan yang dimaksud oleh Baker. Namun, bisa jadi hal itu karena aturan usia di Piala Asia U-20 2025 karena umur pemain keturunan Australia-Indonesia tersebut masih 15 tahun.
Sementara itu, timna Indonesia tergabung di grup yang berat dalam ajang Piala Asia U-20 2025 karena akan berjumpa Uzbekistan, Iran, serta Yaman.
Baca Juga: Siapa Pemain U-20 yang Bakal Dicomot Patrick Kluivert? Indra Sjafri: Saya Pikir...
Berita Terkait
-
Termasuk STY, Ini Deretan Pelatih Timnas Indonesia yang Bisa Dicontoh Kluivert
-
3 Pemain Belum Gabung Timnas Indonesia U-20, Termasuk Welber Jardim
-
Dua Pemain Keturunan yang Batal Perkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025
-
Indra Sjafri: Patrick Kluivert Orang Baru, Saya Sudah 14 Tahun Pegang Timnas
-
Indra Sjafri Berpeluang Coret Pemain Keturunan Australia dari Skuad Timnas Indonesia untuk Piala Asia U-20
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim