Suara.com - Eks pelatih Thom Haye mendadak buka-bukaan, ia bahkan singgung asisten pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Hedwiges Maduro, eks pelatih Haye di Almere City buka suara perihal pemecatannya. Maduro seperti dilansir dari voetbalzone.nl mengaku bertanggung jawab dengan hasil buruk Almere City.
"Sebagai pelatih saya bertanggung jawab atas hasil dan kami tidak mendapatkan cukup poin," ucap Maduro.
"Dan seperti yang dilakukan setiap pelatih, saya telah membuat kesalahan," sambungnya.
Maduro kemudian sempat menjelaskan keputusannya soal perubahan sistem yang ia lakukan di Almere City. Ia mengaku bahwa itu adalah keputusan salah dan seharusnya tidak dilakukan.
"Saya pernah mengubah sistem dan kalau dipikir-pikir lagi, saya seharusnya tidak melakukan itu. Tetapi yang paling saya salahkan pada diri saya adalah ketidakmampuan saya mengatur staf," jelasnya.
Maduro kemudian singgung sosok Alex Pastoor yang baru terpilih sebagai asisten Timnas Indonesia membantu Patrick Kluivert.
"Saya sekarang menjadi pelatih yang jauh lebih baik karena semua pengalaman saya dibandingkan saat saya menjadi asisten (Alex) Pastoor," ucapnya.
Hubungan Maduro dengan Thom Haye
Baca Juga: Nama Kaesang Pangarep Dikaitkan dengan Masa Depan Shin Tae-yong
Sebelumnya hubungan antara Maduro dengan pemain Timnas Indonesia, Thom Haye sempat merenggang. Haye saat itu protes karena kerap tak dimainkan oleh Maduro.
Thom Haye berang dengan keputusan Hedwiges Maduro yang selalu mencadangkannya dan hanya menurunkan sebagai pemain pengganti Almere City.
Keputusan menjadikannya sebagai pemain cadangan membuat Thom Haye kesal, ia dibuat heran mengapa pelatih Almere City bertindak demikian.
Saking geramnya dengan Hedwiges Maduro, Thom Haye bahkan mengancam akan meninggalkan Almere City jika tidak diberi menit bermain yang layak.
Baginya, keputusan Maduro mencadangkannya benar-benar tidak masuk akan dan tidak bisa diterima oleh akal pikirannya.
"Saya telah mengatakan tidak setuju dengan hal itu. Dan setiap penjelasan yang saya terima adalah saya tidak setuju. Saya tidak ingin membahasnya terlalu dalam. Bagi saya, apa penjelasannya tidak terlalu penting. Lagipula saya tidak setuju," kata Thom dikutip dari Omroep Flevoland.
Tag
Berita Terkait
-
Nama Kaesang Pangarep Dikaitkan dengan Masa Depan Shin Tae-yong
-
Media Korsel: Shin Tae-yong Akan Latih Bali United
-
Laporkan Netizen ke Polda, Ini 3 Kritikan Kontroversial Bung Towel kepada STY
-
3 Pemain Ratusan Miliar yang Bisa Direkrut Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
Visa Sudah Habis, Penerjemah Shin Tae-yong Sampai Harus Ngungsi di Malaysia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Top Skor Feyenoord Ayase Ueda Jadi Rebutan Klub Premier League
-
Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Disorot Media Vietnam: Cuma Satu Pemain Eropa
-
Mau Adakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026? Daftar ke TVRI Lewat Link Ini
-
Semifinal Liga Champions: Mikel Arteta Bidik Kemenangan di Markas Atletico Madrid
-
Jarang Main di Persija, Shayne Pattynama Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Dikabarkan Latih Tim Mini Soccer di Indonesia, Ini Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong
-
FIFA Kenalkan Aturan Baru Kartu Merah di Piala Dunia 2026 untuk Perangi Rasisme
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Prioritaskan Persib Bandung