Suara.com - Pelatih Oxford United Pelatih Gary Rowett meilai perkembangan Ole Romeny lambat. Ini terlihat saat latihan bersama jelang menghadapi Blackburn Rovers di kasta kedua Liga Inggris (Championship) 2024-2025.
Saat itu juga terlihat Bek kiri Joe Bennett dipastikan pulih dari cedera pergelangan kaki yang telah membuatnya absen sejak akhir Agustus. Kehadiran Bennett diharapkan dapat memberikan stabilitas di lini pertahanan, yang sangat dibutuhkan Oxford United untuk menghadapi tim kuat seperti Blackburn Rovers.
Sementara itu, Ole Romeny, rekrutan anyar dari FC Utrecht, juga mulai menunjukkan perkembangan positif.
Penyerang berusia 24 tahun tersebut, yang juga merupakan calon pemain naturalisasi tim nasional Indonesia, bergabung dengan Oxford United pada 5 Januari 2024.
Meskipun belum sempat menjalani debutnya, Ole Romeny sudah mulai beradaptasi dengan ritme latihan intensif bersama tim. Kehadirannya memberikan harapan baru di lini serang, meskipun ia sempat absen pada laga melawan Plymouth beberapa waktu lalu.
Rowett mengakui bahwa baik Bennett maupun Romeny membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi prima.
Selama sesi latihan pekan ini, keduanya telah mengikuti simulasi pertandingan 11v11 selama 25 menit, sebuah metode yang dirancang untuk mengembalikan kebugaran pemain yang belum aktif bermain secara reguler.
Meski perkembangan mereka masih tergolong lambat, Rowett optimis keduanya akan segera siap memberikan kontribusi.
"Keduanya berkembang cukup lambat, tetapi keduanya mulai merasakan jalan mereka dalam latihan selama seminggu terakhir," kata Rowett, dilansir dari Oxford Mail.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Andai Patrick Kluivert Ikuti Taktik Alex Pastoor
Pelatih ini menegaskan bahwa keputusan untuk menurunkan pemain selalu didasarkan pada kesiapan individu. Selain itu, faktor kebugaran pemain lain di posisi yang sama juga menjadi pertimbangan penting.
Rowett menyatakan dirinya tak ingin terburu-buru, namun ia juga memahami keinginan para pemain untuk segera terlibat dalam pertandingan kompetitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium