Suara.com - Calon penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny mengaku tidak terlalu perduli dengan permainan yang menawan dan indah. Sebagai striker, dia cuma fokus mencetak gol guna membantu tim meraih kemenangan.
Hal itu disampaikan Ole Romeny setelah resmi berseragam klub Championship Inggris, Oxford United.
Menurut eks penyerang FC Utrecht itu, pola pikirnya sebagai pesepak bola telah jauh berubah.
Semakin dewasa, dia tak lagi mementingkan permainan cantik dengan kemenangan dianggap menjadi tujuan utama.
“Ketika saya masih muda, saya hanya berpikir tentang bermain bagus dan menikmati permainan," kata Ole Romeny dikutip dari Oxford Mail, Selasa (21/1/2025).
"Tetapi ketika Anda tumbuh sebagai pemain, Anda memahami hal-hal yang benar-benar penting dan memenangkan pertandingan."
Menurut Romeny, dia kini mulai memilah mana hal-hal yang benar-benar penting bagi seorang striker di atas lapangan.
Dia pun mengarahkan tenaga dan pikirannya untuk berusaha mencetak gol baik untuk Oxford United maupun Timnas Indonesia.
“Pikiran saya tertuju pada mencetak gol dan memenangkan pertandingan, dan sisanya saya tidak peduli," tegas Ole Romeny.
Baca Juga: Baru Menjabat, Patrick Kluivert Dihadapkan 3 Masalah di Timnas Indonesia
“Itulah yang saya pelajari di tahun-tahun sebelumnya. Memenangkan pertandingan adalah hal yang terpenting."
Lebih jauh, Ole menekankan bahwa dirinya merupakan tipe penyerang yang nyaman menguasai bola, tetapi juga punya insting untuk mencetak gol.
“Saya seorang penyerang, dan saya ingin menjadi pemain penting bagi tim dengan mencetak gol dan membuat assist," kata Romeny.
“Saya juga suka menguasai bola dan menjadi kreatif, tetapi yang terpenting adalah mencetak gol dan menjadi pemain penting bagi tim, serta membuat tim memenangkan pertandingan," tambah pemain keturunan yang punya darah Medan itu.
Ole Romeny merupakan striker keturunan yang diincar PSSI. Proses naturalisasinya kini tengah berlangsung.
Penyerang 24 tahun itu diharapkan bisa menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada Maret 2024.
Garuda diketahui akan menghadapi Australia dan Bahrain dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
-
Pelatih Australia: Menghadapi Timnas Indonesia, Kami Benar-benar...
-
Calvin Verdonk: Ini Mengganggu Kami Sebagai Pemain!
-
Baru Menjabat, Patrick Kluivert Dihadapkan 3 Masalah di Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Nunggu 212 Hari untuk Debut di Bundesliga, Kok Bisa?
-
3 Penyerang Tangguh yang Akan Dihadapi Kevin Diks di Bundesliga
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?