Suara.com - Eks asisten pelatih Timnas Indonesia yang juga tangan kanan Shin Tae-yong, Kim Jong-jin membongkar fakta pahit terkait keputusan PSSI memecat pelatih asal Korsel tersebut.
Sejumlah fakta pahit yang selama beberapa hari ditutup rapat dibuka oleh coach Jin saat menjadi bintang tamu kanal Youtube Close the Door.
Salah satu fakta pahit itu misalnya soal waktu pemecatan baru diketahui 2,5 jam sebelum PSSI menggelar konpres di Menara Danareksa, Jakarta pada 6 Januari silam.
Selain itu, ada juga fakta lain yang diungkap oleh coach Jin bahwa surat pemecatan itu sampai saat ini belum juga ditandatangani oleh Shin Tae-yong.
Pengakuan dari coach Jin pun membuat gempar publik di sosial media. Pantauan Suara.com, hingga Rabu (22/1) sore sekitar pukul 15:00 WIB, cuitan tentang PSSI menjadi salah satu trending topic di X.
Mayoritas cuitan dari netizen berisi caci maki dan umpatan kotor yang ditujukan kepada PSSI dan jajaran pengurusnya.
"Mecat pelatih 2,5 jam sebelum konferensi pers??? Etikanya dimana?" komentar salah satu penggun X.
"Busukkk benrrr ni pssi sok petantang petenteng sihh sma si ET jugaa lgi dihhh," sambung akun lainnya.
Drama Pemecatan Shin Tae-yong
Baca Juga: Kim Jong-jin: Ada Seseorang yang Ingin Shin Tae-yong Tinggalkan Indonesia Secepat Mungkin
Eks asisten pelatih Timnas Indonesia, Kim Jong-jin buka-bukaan soal pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan coach Jin saat jadi bintang tamu di kanal Youtube Deddy Corbuizer.
Coach Jin mengungkapkan bahwa selama ini di tengah tudingan miring kepada Shin Tae-yong, eks pelatih Timnas Indonesia memilih untuk diam. Diam Shin bukan tanpa sebab.
Menurut Coach Jin, kondisi Timnas Indonesia saat ini sedang dalam posisi krusial. Tim Merah Putih berpeluang untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Alasan itu yang membuat Shin Tae-yong memilih tutup mulut.
"Mengapa coach Shin tetap diam?" tanya Deddy.
"Sepak bola Indonesia saat ini akan memasuki masa-masa krusial. Menurut saya, kita (Timnas Indonesia) sedang bermain di Kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga, jika kita bermain bagus, kita masuk ke Piala Dunia," jelas coach Jin.
"Kita punya empat pertandingan lagi yang akan dimainkan. Kita sudah mainkan 6 dan sisa empat lagi dan kita berada di posisi yang sangat baik," tambahnya.
Berita Terkait
-
Kim Jong-jin: Ada Seseorang yang Ingin Shin Tae-yong Tinggalkan Indonesia Secepat Mungkin
-
Kejanggalan Isi Surat Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Ucap 3 Kata
-
Alasan Berkelas Shin Tae-yong Pasca Dipecat PSSI dan Dihujani Fitnah
-
Kembangkan Pelatih Lokal Bersama PSSI, Kluivert Mungkin Bisa Lirik 4 Legenda Timnas Indonesia Ini
-
Analis STY Kim Jong-jin: Marc Klok Pembohong!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan