Ditegaskan Coach Jin, Shin Tae-yong memilih diam karena tak ingin kebenaran dari versinya untuk melawan narasi kepadanya akan merusak sepak bola Indonesia.
"Dia (Shin Tae-yong) tidak mau merusak momen itu," tegas Coach Jin.
"Jika dia bicara, saya tidak tahu, seperti yang saya katakan saya tidak mewakili dirinya. Jika dia mulai beraksi pada kebohongon-kebohongan itu, menjabarkan cerita sebenarnya. Maka dia takut hal ini mungkin bisa membahayakan untuk Indonesia, untuk sepak bola Indonesia," jelasnya.
Di kesempatan yang sama, coach Jin menjelaskan detik-detik saat manajer Timnas Indonesia, Sumardji mendatangi apartemen Shin Tae-yong.
“Dia datang ke apartemen Coach Shin dengan surat pemberhentiannya. Segalanya terjadi pada hari yang sama," kata Kim.
"Ini suratnya, tolong ditandatangani (kata Sumardji)."
Ketika surat pemecatan akhirnya datang, Shin terkejut karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
Berita Terkait
-
Kim Jong-jin: Ada Seseorang yang Ingin Shin Tae-yong Tinggalkan Indonesia Secepat Mungkin
-
Kejanggalan Isi Surat Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Ucap 3 Kata
-
Alasan Berkelas Shin Tae-yong Pasca Dipecat PSSI dan Dihujani Fitnah
-
Kembangkan Pelatih Lokal Bersama PSSI, Kluivert Mungkin Bisa Lirik 4 Legenda Timnas Indonesia Ini
-
Analis STY Kim Jong-jin: Marc Klok Pembohong!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan