Suara.com - Gelandang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, menyatakan keyakinannya terhadap peluang skuad Garuda untuk tampil di Piala Dunia. Menurutnya, di bawah arahan pelatih baru Patrick Kluivert, Timnas Indonesia memiliki kesempatan yang besar untuk berlaga di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.
Marselino menyoroti kekuatan tim saat ini yang dihuni oleh pemain-pemain berkualitas dan solid. Ia menilai bahwa kekompakan yang terjalin di dalam tim menjadi faktor kunci dalam meningkatkan performa di lapangan.
Para pemain yang bergabung ke dalam skuad mendapatkan sambutan hangat, menciptakan atmosfer positif dalam tim.
Kehadiran pemain muda berbakat yang didukung oleh para pemain senior dengan pengalaman luas menjadi kombinasi yang menjanjikan.
Selain itu, dukungan luar biasa dari suporter setia Timnas Indonesia menjadi dorongan tambahan bagi para pemain.
Namun, di sisi lain, ekspektasi tinggi dari para pendukung juga menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan mental yang kuat.
Marselino optimis bahwa dengan komposisi tim yang ada saat ini, Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk melaju ke Piala Dunia.
Ia menekankan pentingnya fokus dan kerja keras di setiap pertandingan demi mencapai target tersebut.
Kepercayaan diri para pemain juga dibarengi dengan kesadaran akan besarnya tekanan yang datang seiring dengan ambisi untuk lolos.
Baca Juga: Erspo Wanti-wanti Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Pasti Ada Pro dan Kontra
Namun, Marselino dan rekan-rekannya siap menghadapi tantangan ini demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
"Kami memiliki komposisi yang bagus, dan saya yakin kami bisa lolos ke Piala Dunia. Ada banyak dukungan (dari suporter)," dilansir dari laman FIFA.
"Tetapi pada saat yang sama ada tekanan untuk bermain bagus dan menang. Namun kami menerima hal tersebut, kami tahu itu. Kami adalah negara besar, dan para pemain tahu tentang tekanan itu," tutupnya.
Peluang Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Saat ini, skuad Garuda sedang bersaing di babak Kualifikasi dan berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dengan koleksi 6 poin.
Di atas mereka, terdapat Australia dengan 7 poin dan Jepang yang kokoh di puncak dengan 16 poin.
Sementara itu, Arab Saudi, China, dan Bahrain yang juga mengantongi 6 poin terus memberikan persaingan ketat dalam perebutan tiket ke putaran selanjutnya.
Dengan persaingan yang semakin sengit, konsistensi dan semangat juang tinggi menjadi kunci bagi Timnas Indonesia untuk meraih hasil terbaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan