Suara.com - Nama gelandang Persib Bandung, Marc Klok, tengah menjadi buah bibir netizen Tanah Air karena komentarnya tentang Shin Tae-yong.
Marc Klok sebenarnya menjadi salah satu pemain naturalisasi yang sempat dikagumi banyak fan sepak bola Indonesia.
Namun sejak ribut-ribut pemecatan Shin Tae-yong oleh PSSI dengan alasan dinamika yang terjadi di internal Timnas Indonesia.
Marc Klok pun turut bersuara, akan tetapi sikap eks pemain PSM Makassar itu dinilai memojokkan Shin Tae-yong.
Netizen pun bereaksi keras atas pernyataan Marc Klok yang menyebut Shin Tae-yong sebagai diktator kala menjabat pelatih Timnas Indonesia.
Mereka pun lantas mengorek kisah lama Marc Klok, perihal pernyataannya yang dianggap publik Tanah Air menjurus kebohongan.
Lantas apa saja kebohongan Marc Klok selama ini? berikut ini deretan kebohongan yang pernah dilakukan Marc Klok.
1. Tinggalkan Dunde Alasan Ingin Pensiun
Kembali ke 2020 lalu, usai kontrak Klok diperpanjang Dunde, namun ia berniat untuk bergabung PSM Makassar.
Baca Juga: Pulang Korea Selatan Hari Ini, Shin Tae-yong: Kembali dengan Rasa Sedikit Menyesal
Sehingga ia menyusun rencana agar dapat pergi dengan status bebas transfer, ia pun berbohong kepada pelatih Dunde.
Bahwa saat itu Klok mengaku ingin pensiun dengan alasan keluarga, ia pun pergi ke Indonesia dan bergabung PSM Makassar.
"Saya melihat ada pemain Belanda di sana dan pelatih di sana, Robert Alberts juga orang Belanda. Saya menjadi semakin bersemangat tetapi ada satu masalah," kata Klok.
"Saya bertemu manajer dan mengatakan kepadanya bahwa saya ingin pensiun. Aku kangen keluargaku, aku rindu kampung halaman. Lalu saya ke Amsterdam, kontrak saya (di Dundee) belum berakhir. Ketika di Amsterdam saya mengemasi tas berisi barang-barang. Lalu kehidupan yang indah dimulai," imbuhnya.
2. Ngaku Keturunan Indonesia
Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI menyebut pihaknya tak ingin sembarangan memproses naturalisasi pemain seperti kasus Marc Klok.
Berita Terkait
-
Pulang Korea Selatan Hari Ini, Shin Tae-yong: Kembali dengan Rasa Sedikit Menyesal
-
Ole Romeny Gagal Cetak Gol ke Gawang Kosong, Pelatih Oxford United: Sangat Tidak Beruntung
-
Siapa Jason Yeo, Kiper Diaspora yang Gabung TC Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2025
-
Pratama Arhan Starter, Pelatih Bangkok United: Kami Harus Mengatur Pemain...
-
Delano van der Heijden: PSSI Belum Ada Kontak Denganku, Tapi...
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang