Suara.com - Striker legendaris Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, dirumorkan bakal segera mendapatkan tugas baru dari PSSI untuk menjadi asisten pelatih yang membantu Patrick Kluivert. Kurniawan punya sejumlah kehebatan yang membuatnya layak mendapat pekerjaan ini.
Rumor ini memang menguat setelah Kurniawan mengunggah sebuah foto yang menampilkan kedatangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Rabu (29/1/2025) sore hari WIB. Dalam foto itu, ia dijemput oleh istrinya.
Padahal, sebelumnya Kurniawan tengah berada di Italia untuk menjalankan tugasnya sebagai salah satu staf pelatih di Como 1907. Hal inilah yang membuat spekulasi sosok Kurniawan sebagai asisten semakin menguat.
Berikut Suara.com menyajikan tiga kehebatan dan kelebihan yang dimiliki oleh Kurniawan Dwi Yulianto yang membuatnya sangat layak ditunjuk PSSI untuk menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert.
1. Pengalaman Jadi Asisten
Meskipun pernah bertugas sebagai pelatih kepala klub Liga Super Malaysia, Sabah FC, Kurniawan sebelumnya memang sudah punya banyak pengalaman menjadi asisten pelatih. Itu dimulai pada tahun 2017.
Ketika itu, Kurniawan menjadi asisten pelatih Borneo FC. Setelah itu, dia ditunjuk untuk menjadi asisten Bima Sakti yang menukangi Timnas Indonesia pada 2018. Peran yang sama didapatkan Kurniawan pada tahun-tahun berikutnya.
Dia pernah membantu Indra Sjafri menjadi asisten Timnas U-23 pada 2019 dan 2023. Untuk tahun yang terakhir, mereka sukses meraih medali emas SEA Games 2023.
2. Sosok Legendaris
Baca Juga: Statistik Buruk Emil Audero, Apa Layak Geser Maarten Paes?
Kiprah Kurniawan sebagai sosok pemain memang sudah tak perlu diragukan lagi. Dia adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Selama periode 1995 hingga 2005, dia adalah striker andalan Timnas Indonesia.
Dari total satu dekade memperkuat skuad Garuda, Kurniawan telah menyumbangkan setidaknya 33 gol dari 59 pertandingan. Ini membuktikan betapa tajamnya sosok yang akrab dengan julukan Si Kurus itu.
Nama Kurniawan yang melegenda tentu bakal sangat penting untuk mendapatkan respek dari para pemain Timnas Indonesia saat ini.
3. Spesialis Striker
Kehadiran Kurniawan Dwi Yulianto tentu bakal sangat berguna bagi Patrick Kluivert. Sebab, dengan pengalaman Kurniawan sebagai seorang penyerang, dia bakal menjadi sosok mentor yang tepat bagi para striker Timnas Indonesia.
Para pemain seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Rafael Struick, hingga Ragnar Oratmangoen tentu akan sangat segan dan menghormati Kurniawan yang punya sejarah besar sebagai striker legendaris Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Statistik Buruk Emil Audero, Apa Layak Geser Maarten Paes?
-
3 Kiper Keturunan Indonesia Berkualitas, Siapa yang Dinaturalisasi PSSI?
-
Leo/Bagas Lawan Pasangan Lintas Negara di Thailand Masters 2025
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia untuk Kalahkan Australia, No.1 Berpacu dengan Waktu
-
Tak Hanya Mulai Dapatkan Menit Reguler, Elkan Baggott Juga Bermain Kian Impresif
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR