Suara.com - FC Twente meraih kemenangan 1-0 atas Besiktas dalam lanjutan Liga Europa di De Grolsch Veste, Jumat (31/1) dinihari WIB. Gol semata wayang FC Twente dicetak oleh Daan Rots di menit ke-76.
Kemenangan ini membuka peluang bagi FC Twente untuk lolos ke babak playoff Liga Europa. Sayangnya di laga dinihari tadi, bek Timnas Indonesia Mees Hilgers tidak dimainkan.
Padahal sebelumnya, pelatih FC Twente Joseph Oosting mengatakan bahwa ia akan mengambil resiko dan akan memainkan Mees Hilgers.
Pada laga melawan klub Turki itu, Oosting memilih menduetkan Max Bruns dengan bek Swedia, Gustaf Lagerbielke. Sedangkan Mees Hilgers masuk dalam susunan pemain cadangan.
Hingga menit akhir pertandingan, pemain Timnas Indonesia itu tidak diturunkan oleh Oosting. Kuat dugaan keputusan Oosting itu disebabkan kondisi fisik Hilgers yang belum baik pasca sembuh dari cedera.
"Mees adalah pemain penting bagi kami. Dia adalah salah satu pemain bertahan terbaik di Belanda," puji Oosting sebelum laga melawan Besiktas.
"Dia sudah lama absen dan sekarang kita akan melihat apakah dan berapa kita bisa memainkannya. Saya siap mengambil resiko," tambahnya.
Sementara itu, menurut jurnalis Belanda, Jeroen Kapteijns, Mees Hilgers besar kemungkinan tidak akan bermain di menit pertama saat melawan Besiktas.
Meski tidak memainkan Hilgers saat melawan Besiktas, Oosting mengaku puas dengan perfomance anak asuhnya.
Baca Juga: Kiper Diaspora dari Jerman Sudah Tiba di Indonesia, Langsung Gabung Skuad Garuda
"Kami telah menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya kami dan telah mewakili sepak bola Belanda dan pemain Twente tunjukkan penampilan terbaik," ucap Oosting.
"Melihat permainan kami, kami tidak memiliki cukup poin. Tidak mungkin Anda tampil seperti itu di Eropa dan tetap tersingkir," sambungnya.
Berita Terkait
-
Kiper Diaspora dari Jerman Sudah Tiba di Indonesia, Langsung Gabung Skuad Garuda
-
3 Hal Harus Diperbaiki Timnas Indonesia U-20 Setelah Cuma Menang Sekali di Uji Coba
-
Pratama Arhan Panen Menit Bermain, Pelatih Bangkok United: Masih Banyak...
-
Kenapa Mees Hilgers Cs Dapat Rp33,7 Miliar usai Kalahkan Besiktas di Liga Europa?
-
4 Kiper Keturunan Indonesia Belum Dinaturalisasi, Siapa Jadi Cadangan Maarten Paes?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat