Suara.com - Bek timnas Indonesia, Kevin Diks resmi direkrut oleh klub Jerman, Borussia Monchengladbach. Bundesliga kemudian pamer catatan sejarah yang diciptakan pemain 28 tahun tersebut.
Kevin Diks sejatinya masih bermain untuk FC Copenhagen sampai Juni 2025 mendatang. Akan tetapi, kontraknya tidak diperpanjang klub.
Artinya menurut aturan, pemain timnas Indonesia ini bisa negosiasi dengan klub lain. Nah, Borussia Monchengladbach gerak cepat untuk mengamankan jasanya.
Bek 28 tahun tersebut sudah resmi menandatangani kontrak dengan Die Fohlen, meski baru gabung pada musim 2025/2026.
Dengan ini, Kevin Diks juga mencatatkan sejarah. Ia akan menjadi orang Indonesia pertama yang mentas di Bundesliga Jerman.
Ternyata akun Instagram Bundesliga juga pamer catatan sejarah itu di postingan terbarunya. Mereka membuat daftar pemain satu-satunya pemain yang mewakili negara di kasta tertinggi Jerman.
Kevin Diks pun terpampang paling depan. Dalam daftar itu juga ada pemain asal Kamboja (Chhunly Pagenburg) serta Thailand (Witthaya Hloagune).
Nama pemain paling terkenal adalah Pierre-Emerick Aubameyang yang berasal dari Gabon. Ia pernah berseragam Borussia Dortmund.
Sementara itu, postingan ini langsung ramai komentar dari netizen Indonesia.
Baca Juga: Pantas Rizky Ridho Termahal di Liga 1, Statistik 'Mengerikan' Ini Jadi Jawabannya
"Sengaja banget nih naruh Kevin Diks di depan," komentar mml***
"Bro sangat tahun menaikkan engagement," seru guy***
"Sengaja ya ditaruh paling pertama sendiri Kevin Diks," tulis ald***
Berita Terkait
-
RMS Belingsatan Pemain Keturunan Maluku Bela Merah Putih: Dia Bukan Indonesia!
-
Daftar Prestasi Mentereng Gerald Vanenburg, Pelatih Baru Timnas Indonesia U-23
-
Alex Pastoor: Yang Penting Menang!
-
Gertakan Patrick Kluivert Bikin Pratama Arhan Berkeringat di Liga Thailand
-
Bukti Rizky Ridho Lokal Pride Kesayangan STY Selevel Bek Serie A Italia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey