Suara.com - Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, tetapi salah satu asisten pelatih anyar, Denny Landzaat, sudah merasakan tantangan besar sebelum sesi latihan perdana dimulai. Ia menilai bahwa menangani tim nasional jauh lebih kompleks dibandingkan mengelola klub.
Mantan pemain timnas Belanda ini kini menjadi bagian dari jajaran pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan tim kepelatihan era Shin Tae-yong.
Bersama pelatih kepala Patrick Kluivert, ia akan bekerja sama dengan dua asisten lainnya, yakni Alex Pastoor dan Gerald Vanenburg.
Minimnya pengalaman melatih tim nasional membuat tugas ini menjadi tantangan tersendiri bagi Landzaat.
Salah satu aspek yang menurutnya cukup menyulitkan adalah waktu persiapan yang jauh lebih singkat dibandingkan ketika menangani klub.
Jika di level klub pelatih memiliki satu musim penuh untuk membangun strategi dan chemistry tim, di timnas, segalanya harus dipadatkan dalam periode yang lebih singkat.
Karena itu, ia menekankan pentingnya pemanfaatan waktu secara maksimal agar tim bisa tampil optimal dalam laga-laga krusial.
Apalagi, setiap pemain memiliki gaya bermain yang berbeda di klub masing-masing, sehingga penyatuan visi permainan dalam waktu terbatas menjadi pekerjaan yang tidak mudah.
"Jadi ini adalah periode yang lebih pendek tapi sangat intens, intens," kata Denny Landzaat.
Baca Juga: Denny Landzaat: Ibu Saya ke Belanda Bersama Tentara yang Melawan Bangsa Indonesia
"Dua minggu kita bekerja sama dan mencoba untuk mencapai tujuan kami," pungkas pelatih berusia 48 tahun ini.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan bertanding dalam dua laga penting pada Maret mendatang.
Skuad Garuda akan terlebih dahulu menghadapi Australia di Sydney pada 20 Maret, sebelum lima hari kemudian menjamu Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dengan tantangan besar di depan mata, mampukah Landzaat dan tim kepelatihan baru membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di level Asia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia
-
Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan