Suara.com - Berikut enam pemain keturunan yang paling susah diajak bergabung ke Timnas Indonesia, di mana semua pemain ini merupakan pemain Grade A.
Tak terhitung berapa banyak pemain keturunan Indonesia, utamanya dari Belanda, yang tersebar di berbagai kompetisi top di Eropa.
Karena memiliki darah keturunan, banyak desakan agar PSSI bergerak cepat untuk menaturalisasi para pemain yang tersebar di kompetisi top Eropa itu untuk membela Timnas Indonesia.
Namun, banyak pemain keturunan ini justru sulit didekati PSSI. Alasan utamanya tentu karena status mereka sebagai pemain di kompetisi top dan adanya keinginan membela Timnas Belanda.
Sejauh ini, ada enam pemain keturunan yang rasa-rasanya sulit digapai PSSI untuk dinaturalisasi membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Namun, kesulitan ini bisa saja berubah andai Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dan para pemain di kompetisi top itu tak dilirik Timnas Belanda.
Lantas, siapa saja enam pemain keturunan yang paling susah diajak bergabung Timnas Indonesia dalam waktu dekat?
Berikut daftarnya:
1. Ian Maatsen
Baca Juga: Junior Thom Haye, Bek Liga Italia Keturunan Jawa Eligible Jadi Partner Kapten Jay Idzes
Ian Maatsen diketahui merupakan pemain keturunan Jawa. Karena punya darah keturunan Jawa, dirinya bisa saja dinaturalisasi oleh PSSI.
Namun untuk mengajaknya naturalisasi dirasa sulit oleh PSSI. Pasalnya, pemain Aston Villa itu masih sering dipanggil ke Timnas Belanda, kendati dirinya belum pernah dimainkan.
Pascal Struijk memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya. Berdasarkan regulasi FIFA, bek milik Leeds United ini bisa saja dinaturalisasi untuk membela skuad Garuda.
Namun Pascal Struijk tampaknya sudah menutup pintu bagi PSSI. Pasalnya, bek berusia 25 tahun ini masih berharap menembus Timnas Belanda ataupun Timnas Belgia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI