Suara.com - Pratama Arhan mencatatkan statistik mengerikan saat kembali menjadi starter untuk Bangkok United dalam lanjutan Liga Thailand 2024.
Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan kembali dipercaya sebagai starter oleh pelatih Bangkok United pada pekan ke-20 Thai League 1 2024.
Mengisi pos bek sayap kiri, Pratama Arhan tampil menawan sejak menit pertama, kaki dan tangannya benar-benar sangat berguna.
Bermain hingga menit ke-63 sebelum ditarik keluar digantikan Peerapat Notchaiya, Pratama Arhan tak hanya lihai mengancam gawang lawan.
Sejumlah lemparan ke dalamnya berhasil membuat lini bertahan Nakhon Ratchasima kelabakan, meski belum berhasil membuahkan gol.
Meski begitu Arhan cukup berperan dalam terciptanya gol pertama Bangkok United yang dicetak Muhsen Al-Ghassani di menit ke-26.
Muhsen Al-Ghassani juga menjadi penentu kemenangan Bangkok United atas Nakhon Ratchasima lewat gol kedua yang berhasil ia lesakkan.
Terlepas dari itu, menarik dilihat lebih jauh performa Pratama Arhan yang ternyata mencatat statistik mengerikan.
Khususnya sebagai pemain yang berposisi sebagai bek, Arhan berhasil memenangi semua duel melawan pemain Nakhon di laga ini.
Baca Juga: Statistik Membuktikan, Pindah Ke Thailand Bagus Bagi Pratama Arhan
Terdapat total tiga duel baik itu Ground Duel atau Duel Darat yang terjadi sebanyak tiga kali, mampu disapu bersih Arhan.
Dan satu kali Areial Duel atau Duel Udara yang juga berhasil dimenangi Pratama Arhan, ia juga memiliki passing akurat sebanyak 38 kali dari 44 percobaan.
Arhan pun mendapat raing 7.2 untuk laga ini, bukan angka yang buruk bagi pemain sekelas tim nasional Indonesia.
Catatan ini juga bisa berdampak positif terhadap perkembangan Arhan dan menit reguler bermainnya bersama Bangkok United.
Satu hal yang perlu dibenahi Arhan adalah stamina, Arhan sebenarnya salah satu pemain dengan kondisi fisik paling bagus di skuad Garuda.
Namun saat laga melawan Nakhon Ratchasima, saat memasuki menit ke-60 ia terlihat seperti sudah kelelahan.
Hal ini harus diatasi Arhan jika tak ingin menit bermainnya di Nakhon Ratchasima hilang atau tergeser dengan pemain lain.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Statistik Membuktikan, Pindah Ke Thailand Bagus Bagi Pratama Arhan
-
Pratama Arhan Kini Sering Tampil di Bangkok United, Pelatih: Kami Telah Mencapai...
-
Gertakan Patrick Kluivert Bikin Pratama Arhan Berkeringat di Liga Thailand
-
Pratama Arhan Panen Menit Bermain, Pelatih Bangkok United: Masih Banyak...
-
Dear Pratama Arhan, Kerja Keras Yuk Biar Bisa Dipanggil Patrick Kluivert
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!
-
Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun