Strahinja Pavlovic (6) cukup tangguh dalam duel satu lawan satu, tetapi kurang sigap dalam membaca pergerakan De Vrij saat Inter mencetak gol penyama kedudukan. Meski demikian, kontribusinya dalam meredam serangan Inter tetap patut diapresiasi.
Theo Hernandez (6,5) terlibat dalam proses gol pembuka Milan dan menunjukkan permainan agresif di sisi kiri. Fokus pertahanannya juga lebih baik dibanding beberapa pertandingan sebelumnya. Konsistensi seperti ini diharapkan terus berlanjut agar bisa membantu Milan dalam persaingan menuju papan atas.
Yunus Musah (6,5) memberikan energi besar di lini tengah dan melakukan banyak intersep penting. Namun, pergerakannya sering terbatas akibat tekanan ketat dari gelandang Inter, yang membuatnya sulit mengembangkan permainan secara maksimal.
Ismael Bennacer (6) tampil cukup cerdas dalam mengatur ritme permainan di lini tengah. Namun, ia harus ditarik keluar lebih cepat demi memberikan keseimbangan di sektor sayap yang mulai terancam di babak kedua.
Tijjani Reijnders (7) menjadi bintang Milan dalam pertandingan ini dengan gol cerdasnya di penghujung babak pertama. Sebelumnya, ia juga hampir mencetak gol, tetapi Yann Sommer melakukan penyelamatan gemilang. Kontribusinya sangat terasa di lini tengah Milan.
Christian Pulisic (6,5) berperan sebagai gelandang serang dan sayap kanan, menunjukkan beberapa momen brilian meski tidak dalam performa terbaiknya. Pergerakannya cukup merepotkan pertahanan Inter, tetapi efektivitasnya masih bisa ditingkatkan.
Rafael Leao (7) menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini serang Milan. Ia menjadi kreator utama dalam gol Reijnders dengan pergerakan eksplosifnya di sisi kiri. Selain itu, ia juga menunjukkan peningkatan dalam kontribusi defensif.
Tammy Abraham (6) turut berperan dalam proses terjadinya gol Milan dengan memenangi perebutan bola di lini depan. Namun, secara keseluruhan, ia kurang terlibat dalam skema serangan dan lebih banyak fokus pada tugas defensif.
Hasil imbang ini menjadi tamparan bagi Milan yang nyaris mengamankan kemenangan. Dengan persaingan ketat di papan atas, mereka harus segera berbenah agar tidak kehilangan momentum dalam perebutan tiket ke Liga Champions musim depan.
Baca Juga: 2 Pemain Andalan Si Nyonya Tua Lagi Gak Betah saat Jay Idzes Mau ke Juventus
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
Terkini
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-28: Bayern Munich vs Freiburg, Kevin Diks Cs Jamu Heidenheim
-
Jadwal Perempat Final Piala FA 2026: Manchester City vs Liverpool Jadi Laga Utama
-
Laga Spanyol vs Mesir Ternoda Aksi Rasisme, Lamine Yamal Angkat Bicara
-
Muhammad Albagir Senang Kembali ke Timnas, Siap Bersaing di Piala AFF Futsal 2026
-
Dewa Rizki Ingin Pertahankan Gelar Piala AFF Futsal 2026
-
Sempat Kesal, Thom Haye Senang Pemain Persib Ini Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-31: Napoli vs AC Milan dan Inter vs AS Roma Jadi Sorotan
-
Musim Terakhir Mohamed Salah, Arne Slot Berharap Ada Warisan Istimewa
-
Kabar Baik untuk Liverpool, Alexander Isak akan Kembali Berlatih
-
Hector Souto Tak Targetkan Juara di Piala AFF Futsal 2026, Fokus Performa Tim