- Kieran McKenna akan membahas serius masa depan Cameron Humphreys dan Elkan Baggott pada bursa transfer Januari 2026.
- Kedua pemain muda tersebut kurang mendapat kesempatan bermain karena minimnya cedera di skuad utama Ipswich Town.
- McKenna menilai Humphreys dan Baggott tetap aset penting klub meskipun mempertimbangkan opsi peminjaman untuk perkembangan karier.
Suara.com - Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, mengakui masa depan dua pemain mudanya, Cameron Humphreys dan Elkan Baggott, akan menjadi bahan pembahasan serius pada bursa transfer Januari 2026.
Minimnya kesempatan tampil di paruh pertama musim membuat opsi peminjaman mulai dipertimbangkan demi perkembangan karier keduanya.
Humphreys (22) dan Baggott (23) dinilai kurang beruntung karena ketatnya persaingan dan minimnya cedera di skuad utama Ipswich Town sepanjang musim ini. Padahal, keduanya menunjukkan performa konsisten bersama tim U-21.
“Ini tentu menjadi bahan diskusi,” ujar McKenna dilansir dari twtd
“Mereka berdua, sejujurnya, sangat tidak beruntung.”
Meski begitu, McKenna menganggap Elkan tetap menjadi aset penting bagi klub Ipswich Town.
Dalam tiga musim terakhir, bek Timnas Indonesia ini lebih banyak mengasah pengalaman lewat masa peminjaman di sejumlah klub seperti Gillingham, Cheltenham, Bristol Rovers, hingga Blackpool.
McKenna menjelaskan bahwa kondisi skuad yang relatif bebas cedera menjadi faktor utama sulitnya pemain pelapis mendapat kesempatan.
“Sepanjang musim ini kami hampir tidak mengalami cedera. Kami membawa 22 pemain dan mayoritas selalu tersedia. Dalam kondisi seperti ini, pemain seperti Cameron, Elkan, dan Harry Clarke harus sangat sabar,” jelasnya.
Baca Juga: Elkan Baggott Terancam Terdepak Dari Skuad Utama Ipswich Town Usai Komentar Pedas Pelatih
Meski demikian, McKenna menegaskan bahwa Humphreys dan Baggott tetap merupakan aset penting klub. Ia memuji profesionalisme dan perkembangan keduanya di sesi latihan.
“Mereka mungkin tidak muda lagi, tapi masih pemain muda yang sangat profesional, luar biasa dalam latihan, dan terus berkembang,” ujarnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Terancam Terdepak Dari Skuad Utama Ipswich Town Usai Komentar Pedas Pelatih
-
Kieran McKenna: Elkan Baggott Tidak Lagi Muda
-
Nasib Elkan Baggott Bikin Fans Ipswich Iba, Desak Manajemen Lepas Bek Timnas Indonesia
-
Siapa Kieran McKenna? Pelatih Ipswich Town yang 'Permainkan' Karier Elkan Baggott
-
Elkan Baggott Disebut Kurang Beruntung di Ipswich Town
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil