-
Persib Bandung berencana mendatangkan kiper Maarten Paes untuk memperkuat tim pada musim 2025-2026.
-
Nilai pasar Maarten Paes mencapai Rp26,07 miliar melampaui rekor transfer saat ini milik Thom Haye.
-
Manajemen Persib menggunakan kesuksesan Eliano Reijnders sebagai acuan untuk merekrut pemain naturalisasi tambahan.
Suara.com - Manajemen Persib Bandung tengah mempersiapkan langkah besar untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2025-2026 mendatang.
Klub berjuluk Maung Bandung ini dikabarkan sedang memantau situasi penjaga gawang utama Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Kehadiran kiper yang kini membela FC Dallas tersebut diprediksi akan menjadi magnet utama di lantai bursa transfer.
Rencana besar ini mencuat setelah pihak klub melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi tim yang ada saat ini.
Keberhasilan mendatangkan pilar-pilar sebelumnya memicu ambisi manajemen untuk terus meningkatkan kualitas skuat melalui pemain kelas dunia.
Langkah agresif ini merupakan respons positif dari dampak instan yang diberikan oleh para pemain naturalisasi sebelumnya.
Adhitia Putra Herawan selaku Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat memberikan sinyal hijau terkait penambahan amunisi baru.
Pihak manajemen merasa puas dengan kontribusi nyata yang ditunjukkan oleh Eliano Reijnders dan juga Thom Haye.
Kedua pemain tersebut telah membuktikan bahwa integrasi pemain naturalisasi mampu mengangkat level permainan tim secara signifikan.
Baca Juga: Marc Klok Berperan dalam Pemilihan Federico Barba Jadi Kapten Persib
Kualitas permainan yang meningkat membuat manajemen tidak ragu untuk kembali mengincar nama-nama besar di kancah internasional.
Persib menegaskan bahwa setiap pergerakan di bursa transfer dilakukan dengan perencanaan yang sangat matang dan terukur.
"Sudah, seperti musim ini, kami bekerjanya pasti 2–3 bulan sebelumnya," kata Adhitia Putra Herawan.
Proses pemantauan pemain dilakukan jauh hari sebelum jendela transfer resmi dibuka demi mendapatkan hasil yang optimal.
Manajemen sangat berhati-hati dalam memilih profil pemain agar sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih di lapangan hijau.
"Doakan saja. Kalau melihat musim ini, dua pemain naturalisasi berhasil gak, berhasil kan. Itu bisa jadi tolak ukur," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas