Suara.com - Kehadiran bek Timnas Indoneia, Kevin Diks ke Borussia Monchengladbach rupanya membuat sejumlah pemain di klub itu ketar-ketir. Muncul rumor kehadiran Diks di musim depan membuat posisi beberapa pemain bertahan tak aman.
Melansir dari laporan media Jerman, Frankfurter Rundschau, Selasa (4/2), kedatangan pemain Timnas Indonesia itu munculkan rencana perubahan besar di pertahanan Gladbach di musim depan.
"Kevin Diks telah dikontrak untuk musim mendatang dan rumor tentang kepergian para pemain semakin meningkat," tulis media Jerman itu.
Bahkan menurut laporan Bild, setidaknya ada enam pemain yang dirumorkan akan hengkang dari Gladbach di musim depan, termasuk Ko Itakura, Nico Elvedi, Jonas Omlin dan Florian Neuhaus.
Selain itu juga ada bek muda Jerman berbandrol 8 juta euro atau setara Rp135 miliar, Luca Netz yang kontraknya akan berakhir 2026. Netz sejauh ini sudah kalah saing dengan Lukas Ullrich.
Kehadiran Kevin Diks yang juga bisa di-plot sebagai full back kiri ini membuat masa depan Netz di Gladbach menjadi tidak pasti.
Sky Sport melaporkan pihak manajemen klub sebenarnya ingin memperpanjang kontrak Netz, tetapi pemain 21 tahun itu masih ragu-ragu.
Sementara itu, Borussia Mönchengladbach mendapatkan Kevin Diks secara gratis setelah pihak FC Copenhagen memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya.
Menurut Kevin Diks, bukan hal mudah untuknya memutuskan pindah ke Jerman. Apalagi kata Diks, ia merasa keluarganya sudah betah di Denmark. Namun pemain Timnas Indonesia itu bilang pihak FC Copenhagen seolah melarangnya untuk memperpanjang kontrak.
Kevin Diks bilang hal itu bisa ia lihat dari keputusan pihak klub tidak menyetujui sejumlah hal di kontrak baru yang ia sodorkan.
"Musim panas lalu jadi hal sulit bagi saya. Saya memiliki kesempatan (perpanjang kontrak) dan itu juga untuk keluarga saya. Butuh beberapa hari bagi saya untuk menerima kenyataan bahwa saya tidak mendapat izin mengambil langkah itu," kata Kevin Diks seperti dilansir dari tv2.dk.
"Jelas bahwa sebagian masalahnya tentang uang karena meski FC Copenhagen ialah klub dengan proyek fantastis, saya juga harus pikirkan keluarga. Bagi saya, penting juga untuk memikirkan kehidupan saya setelah sepak bola," lanjut bek Timnas Indonesia itu.
Berita Terkait
-
Siapa Sjoerd Woudenberg? Calon Pelatih Kiper Timnas Indonesia Baru Bakal Bikin Maarten Paes Makin Tajam
-
Bursa Transfer Ditutup: Jay Idzes Gagal Pindah ke Juventus
-
Mauro Zijlstra: Tidak Ada yang Harus Dipercepat dari Proses Naturalisasiku
-
Eliano Reijnders: Jujur Saya Tidak Bisa
-
Diproses Naturalisasi, Dion Markx Belum Punya Kontrak Profesional
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey