Suara.com - Masa depan pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh di klub KV Mechelen suram. Rumor yang berhembus, Sandy Walsh akan didepak dari klub Liga Belgia itu.
Kontrak Sandy Walsh di KV Mechelen akan berakhir pada Juni 2025. Menurut laporan media Belgia, pihak klub tidak akan memperpanjang kontrak Walsh.
Rumor kepindahan Sandy Walsh juga tak lepas dari peran pelatih KV Mechelen, Besnik Hasi. Menurut laporan media Belgia, Gazet Van Antwerpen, Sandy Walsh tak cocok dengan strategi Hasi.
"Walsh juga tidak cocok dengan rencana Besnik Hasi untuk beberapa waktu sekarang," tulis laporan Belgia tersebut seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/2).
Rumor yang berhembus bahwa Sandy Walsh akan melanjutan karier di Asia. Masih dari sumber yang sama, sejumlah klub Asia tertarik dengan Sandy Walsh.
Lantas siapa Besnik Hasi dan seperti apa rekam jejaknya?
Besnik ialah pelatih kelahiran Gjakove 53 tahun lalu. Pelatih berkewarganegaraan Albania itu sudah melaltih di KV Mechelen sejak 2023.
Ia datang ke klub Belgia itu pada November 2023 dari klub Arab Saudi, Al Ahli. Sejak 2023 hingga Januari 2025, eks pelatih Anderlecht itu telah menjalani 52 pertandingan bersama KV Mechelen di semua kompetisi.
Di awal 2025, Hasni tercatat gagal membawa KV Mechelen meraih hasil positif. Di 4 pertandingan pada periode Januari 2025, Sandy Walsh dkk menelan 4 kekalahan beruntun.
Baca Juga: Simon Tahamata: PSSI Harus Cermat Naturalisasi Pemain Keturunan
Bahkan di kekalahan terakhir melawan OH Leuven pada 31 Januari 202, Hasi sempat disindir sejumlah media Belgia. "Pelatih tidak dapat mengembalikan timnya, mereka telah lupa sepenuhnya cara untuk menang," ulas voetbalkrant.
Di tengah perfomance tim yang limbung, Hasi justru seolah menyalahkan pemain dan menjadikan Sandy Walsh sebagai 'tumbal'. Walsh dianggapnya tidak cocok dengan strategi miliknya.
Ini bukan kali pertama Hasi 'berurusan' dengan sepak bola Indonesia. Beberapa waktu lalu, ia sempat mengirim doa buruk untuk Timnas Indonesia.
Hal itu disampaikan Hasi pada 2023 saat Sandy Walsh memperkuat tim Garuda di Piala Asia 2023. Berdalih membutuhkan Walsh, ia berharap Timnas Indonesia segera tersingkir dari Piala Asia 2023.
"Kami harus mencari solusi untuk mengatasi masalah ini dengan cara apa pun. Mereka (Sandy dan Mory Konate) akan absen dalam laga kontra AA Gent,"
"Saya hanya bisa berharap agar mereka tidak melangkah ke babak berikutnya (bersama tim nasional masing-masing)," ujar Hasi kepada voetbalkrant.
Berita Terkait
-
Simon Tahamata: PSSI Harus Cermat Naturalisasi Pemain Keturunan
-
Cyrus Margono Resmi Main di Liga Kosovo, Rekan Mees Hilgers: Menyala Bro!
-
Pentingnya Kemenangan Timnas Indonesia U-20 di Laga Pertama Piala Asia
-
Bocor! Komposisi Pemain Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert Lawan Australia
-
Jersey Baru Timnas Indonesia, Indra Sjafri: Nggak Mikir!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
Terkini
-
John Herdman Ogah Asal Comot Asisten Pelatih Lokal, Ini Alasannya
-
Emil Audero Memang Sengaja Ditinggal Bus, Ini Kronologinya
-
Bisikan Bojan Hodak buat Layvin Kurzawa dan Dion Markx, Singgung Soal Jaminan Starting XI
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
Shayne Pattynama Merasa Mudah Adaptasi di Persija Karena Hal Ini
-
Kenapa 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Diizinkan Kembali Merumput?
-
Respons Pemain Naturalisasi Malaysia Usai Sanksi FIFA Ditangguhkan
-
Timnas Indonesia Punya Rekor Oke Hadapi Korea Selatan, Bisa Menang di Piala Asia Futsal 2026?
-
Alasan Eks Presiden FIFA Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026
-
Ditanya Peluang Latih Klub Super League, Shin Tae-yong Justru Ngaku Ingin Beli Tim Indonesia