Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, sempat terkejut dengan latar belakangnya, terutama setelah dirinya dinaturalisasi menjadi WNI dan menerima gelar bangsawan.
Baginya, gelar bangsawan yang didapatkan bek berusia 32 tahun itu usai menjadi WNI adalah salah satu hal gila dalam hidupnya sejauh ini.
Jordi Amat mengungkapkan rasa terkejutnya itu saat diwawancarai media asing, Sportbible, mengenai latar belakangnya hingga kini menjadi WNI.
Dalam wawancara itu, bek milik Johor Darul Ta’zim ini mengaku dekat dengan sang nenek, yakni Isje, yang lahir dan besar di Indonesia, tepatnya di Makassar.
Saat kecil, Jordi Amat mengaku bahwa sang nenek kerap menceritakan soal asal-usulnya. Salah satunya mengenai fakta bahwa sang nenek dan dirinya adalah keturunan Raja di Indonesia.
“Saya saat itu masih berusia 5 atau 6 tahun dan tak berpikir bahwa dia (nenek) berkata benar. Tapi saya ingat dia berkata ‘Anda akan melihatnya saat Anda dewasa. Anda akan ke Indonesia denganku’,” kata Jordi Amat.
Usai Jordi Amat beranjak dewasa, eks bek Espanyol ini kemudian menyadari bahwa cerita sang nenek bukanlah isapan jempol belaka.
Jordi Amat kemudian melakukan riset kecil-kecilan untuk menentukan kariernya, termasuk untuk membela Timnas Indonesia.
“Saya menemukan bahwa dia (nenek) tak bercanda. Setelah melakukan riset, ide bermain untuk Indonesia muncul dan kami memutuskan melanjutkannya,” lanjut Jordi Amat.
Baca Juga: Simon Tahamata Mendarat di Indonesia: Beta Prihatin...
Setelah mengajukan diri menjadi WNI dan melakukan proses naturalisasi, barulah Jordi Amat menemukan fakta kakek buyutnya adalah Raja Siau di Pulau Sangihe di Sulawesi Utara.
Kakek buyut Jordi Amat diketahui bernama Manalang Doelag (MD) Kansil yang merupakan Raja ke-17 Siau periode 1985 dan 1908.
Karena dirinya keturunan bangsawan, Jordi Amat pun mendapat gelar ‘Yang Mulia Pangeran Jordi Amat Maas’ dari Dewan Kerajaan Kesultanan Adat Nusantara.
Gelar tersebut diberikan kepadanya pada 1 Juli 2022, saat dirinya tengah berada dalam proses naturalisasi bersama Sandy Walsh.
“Saya tahu, itu gila,” kata Jordi Amat sambil tertawa saat mengenang gelar bangsawan yang diterimanya dari Dewan Kerajaan Kesultanan Adat Nusantara.
Menyadari dirinya punya darah bangsawan, Jordi Amat pun mengusung misi mulia untuk Pulau Siau. Ia mengaku ingin berkontribusi bagi masyarakat di pulau tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian