Suara.com - Sandy Walsh dikabarkan akan segera bergabung dengan klub J1 League, Yokohama Marinos.
Bek Timnas Indonesia itu minim menit bermain di KV Mechelen musim ini dan mulai mencari opsi lain. Alih-alih bertahan di Eropa, pemain 28 tahun itu memilih Asia.
Menurut Sporza, ia tengah bernegosiasi dengan Yokohama Marinos dan diprediksi segera merapat ke klub Jepang tersebut.
Yokohama Marinos merupakan klub J1 League yang bermarkas di Yokohama dan berdiri sejak 1972.
Awalnya bernama Nissan Motors SC, klub ini bergabung dengan Yokohama Flugels pada 1993 dan mengadopsi nama Marinos, yang berarti 'pelaut' dalam bahasa Spanyol.
Sebagai salah satu tim tersukses di Jepang, mereka telah meraih lima gelar J-League. Sejumlah nama beken sempat memperkuat klub ini.
Ada Shunsuke Nakamura yang melakoni 408 bersama Yokohama Marinos, lalu ada kiper Jepang, Yoshikatsu Kawaguchi. Yokohama juga sempat dilatih oleh Ange Postecoglou dan Harry Kewell, eks Leeds United.
Yokohama Marinos adalah salah satu klub tersukses di Jepang dengan lima gelar J1 League (1995, 2003, 2004, 2019, 2022), menjadikannya tim dengan trofi terbanyak kedua.
Mereka juga dua kali menjadi runner-up, menunjukkan konsistensi di level tertinggi.
Baca Juga: Makin Tersisih di Klub, Sandy Walsh Harus Mulai Pikirkan Masa Depannya di Timnas Indonesia
Direktur olahraga Atsuhiro Miura menegaskan bahwa sejarah gemilang klub menjadi motivasi untuk terus meraih kesuksesan.
Yokohama Marinos bisa disebut saudara tiri Manchester City sejak City Football Group (CFG) mengakuisisi 20% saham mereka pada 2014.
Sebagai bagian dari jaringan klub CFG, Marinos kini sejajar dengan Girona, Palermo, dan New York City FC.
Keanggotaan ini memberi keuntungan, termasuk kesempatan menggelar laga eksibisi melawan Manchester City.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Makin Tersisih di Klub, Sandy Walsh Harus Mulai Pikirkan Masa Depannya di Timnas Indonesia
-
Jordi Amat: Hahahaha... Gila!
-
Ternyata Ini yang Bikin Indra Sjafri Kepincut dengan Anak Didik Eks Tangan Kanan STY
-
Kombinasi Fisik dan Kecepatan, Seganas Apa Lini Depan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2025?
-
Simon Tahamata: Mimpi Ambon Merdeka Masih Hidup
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah