Suara.com - Pelatih Pratama Arhan di Bangkok United, Totchtawan Sripan menyoroti performa anak asuhnya ketika ditahan imbang Rayong FC, Jumat (7/11/2025).
Bangkok United ditahan imbang dengan skor 2-2 oleh Rayong FC. Bahkan lawannya sempat unggul dua gol lebih dulu.
Rayong FC berhasil mencetak unggul lebih dulu, meski berstatus sebagai tim tamu. Dua gol tersebut dicetak oleh Jeon Hae-min dan Lwin Moe Aung.
Beruntung Bangkok United berhasil menyamakan kedudukan berkat Mahmoud Eid yang mencatatkan brace. Pratama Arhan sendiri memberikan kontribusi.
Pemain asal Blora tersebut mampu mengirimkan umpan lewat senjata andalannya, yakni lemparan ke dalam jarak jauh yang bisa disambut oleh Eid.
Kendati begitu, Arhan dkk mendapatkan kritikan karena tidak bisa mengantisipasi serangan lawan. Totchtawan Sripan menilai anak asuhnya lamat mengantisipasi serangan balik.
"Dengan hilangnya bola di area atas dan serangan balik, kurang pemahaman tentang posisi dan terlalumudah kehilangan bola," ucap Sripan dinukil dari Ballthai.
Dalam proses gol Rayong FC, Pratama Arhan memang kurang mengantisipasi dengan baik. Ia gagal memotong bola yang akhirnya berbuah menjadi gol.
Walaupun begitu, pelatih Bangkok United tetap memberikan pujian kepada anak asuhnya karena bisa mengejar ketertinggalan dua gol dari lawannya.
Baca Juga: Calvin Verdonk Ribut dengan Rekan Setim, Pelatih NEC Nijmegen: Dia Mengatakan Itu...
Adapun Pratama Arhan bak menghidupkan kariernya lagi di Bangkok United karena mendapatkan banyak kesempatan bermain. Bahkan di Liga Thailand minggu lalu, ia dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik di minggu tersebut.
Berita Terkait
-
Ingin Bela Timnas Indonesia, Joel Veltman: Patrick Kluivert Tentu Saja
-
'Hilal' Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Makin Terlihat
-
Gabung Yokohama F Marinos, Sandy Walsh: Ambisinya Adalah...
-
Nasib Nathan Tjoe-A-On: Andalan Shin Tae-yong, Dibuang Patrick Kluivert?
-
Nadeo Argawinata dan Alex Pastoor Ngobrol di Pagi, Malamnya Dibantai 3 Gol: Pede Tak Dicoret Patrick Kluivert
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti