Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh, bakal mendapatkan bimbingan langsung dari bekas tangan kanan Gareth Southgate, Steve Holland, saat memperkuat klub Liga Jepang, Yokohama F Marinos.
Ya, Steve Holland merupakan salah satu pelatih yang punya reputasi mentereng di Liga Jepang. Juru taktik asal Inggris itu bakal menjadi sosok yang menentukan kesuksesan Sandy Walsh bersama klub barunya.
Sandy Walsh tampaknya bisa belajar banyak dari sosok Steve Holland. Sebab, sang pelatih punya pengalaman yang luar biasa ketika menjadi salah satu staf kepercayaan Gareth Southgate di Timnas Inggris.
Lantas, bagaimana sebetulnya rekam jejak Steve Holland di dunia racik strategi? Apakah dia memiliki kemampuan yang luar biasa hingga mengantarkannya berkarier di Liga Jepang bersama Yokohama F Marions? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Steve Holland
Steve Holland merupakan salah satu orang yang berjasa besar di balik kesuksesan Timnas Inggris selama berada di bawah asuhan Gareth Southgate. Dia merupakan salah satu staf yang ditunjuk Southgate untuk membantunya.
Pekerjaan ini pada awalnya didapatkan Steve Holland pada medio Agustus 2013. Ketika itu, Holland ditunjuk menjadi asisten manajer untuk membantu Gareth Southgate menangani Timnas Inggris U-21.
Ketika Gareth Southgate ditunjuk menjadi caretaker Timnas Inggris pada 27 September 2016, Steve Holland menjadi salah satu sosok asisten yang juga ikut diminta untuk membantu sang nakhoda.
Salah satu kesuksesan yang berhasil dicapai Holland ketika membantu Southgate ialah ketika membawa Timnas Inggris melaju ke final Euro 2020 yang berlangsung pada tahun 2021 (tertunda karena Covid-19).
Baca Juga: Berjasa untuk Inggris, Gareth Southgate Dianugerahi Gelar Kesatria
Akibat pencapaiannya itu, Holland mendapatkan penghargaan Member of the Order of the British Empire (MBE) pada 2022 dalam sebuah penganugerahan 2022 New Year Honours dalam urusan sepak bola.
Setelah Southgate melepaskan pekerjaannya sebagai manajer Timnas Inggris pada pertengahan 2024. Holland akhirnya ikut angkat kaki. Dia memutuskan untuk menerima pekerjaan baru sebagai pelatih Yokohama pada awal 2025.
Dia memang tak begitu punya rekam jejak yang panjang sebagai pelatih kepala. Sebab, selama ini kiprahnya lebih banyak dihabiskan menjadi asisten pelatih, terutama ketika bertugas bersama Chelsea.
Holland tercatat pernah membantu sederet juru taktik ternama seperti Jose Mourinho, Rafael Benitez, Antonio Conte, Roberto di Matteo, Andre Villas-Boas, hingga Guus Hiddink.
Oleh karena itu, kiprahnya sebagai nakhoda Yokohama F Marinos sangat layak dinantikan. Apalagi, dia juga bakal menentukan kesuksesan Sandy Walsh di Liga Jepang.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Berjasa untuk Inggris, Gareth Southgate Dianugerahi Gelar Kesatria
-
BREAKING NEWS! Mantan Pelatih Timnas Inggris Sven-Goran Eriksson Meninggal Dunia
-
Ingin Latih Tim Nasional, Mungkinkah Pep Guardiola ke Timnas Inggris?
-
Usai Final Euro 2024, Gareth Southgate Resmi Tinggalkan Timnas Inggris
-
Gareth Southgate Mundur dari Pelatih Timnas Inggris
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
Hasil BRI Super League: Persija Jakarta Bawa Pulang 3 Poin dari Jepara
-
Duel 'El Clasico' Indonesia Kembali ke Senayan: PSSI Restui Laga Persija vs Persib di GBK
-
Kasus Paspoorgate Dean James: Pengadilan Belanda Tolak Tuntutan NAC Breda
-
Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
-
Hasil Super League: Hajar PSIM 1-0, Persib Bandung Perlebar Jarak dengan Borneo FC