Suara.com - Indra Sjafri gagal bawa Timnas Indonesia main bagus di Piala Asia U-20 2025. Timnas Indonesia dua kali dibantai oleh Iran dan Uzbekistan.
Desakan Indra Sjafri dipecat pun menggema.
Lantas, siapa sebenarnya Indra Sjafri? Mari simak perjalanan karier dan pencapaiannya dalam dunia sepak bola.
Perjalanan Karier Indra Sjafri
Indra Sjafri lahir pada 2 Februari 1963 di Pesisir Selatan, Indonesia. Sebelum menekuni dunia kepelatihan, ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Andalas dan meraih gelar Sarjana Ekonomi. Selain itu, ia pernah bekerja sebagai kepala cabang di Pos Indonesia.
Dalam dunia sepak bola, Indra Sjafri mengawali kariernya sebagai pemain PSP Padang pada era 1980-an.
Kemampuannya terpantau sejak duduk di bangku SMA Negeri 2 Padang, ketika ia direkrut ke tim PSP Junior.
Setelah pensiun sebagai pemain, ia melanjutkan perjalanan sebagai pelatih dan pernah menangani klub yang membesarkan namanya, PSP Padang.
Nama Indra Sjafri mulai dikenal luas setelah sukses mengantarkan timnas junior Indonesia meraih gelar juara dalam turnamen sepak bola tingkat Asia, seperti HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong.
Baca Juga: Indra Sjafri Dipecat Senasib dengan Shin Tae-yong atau Tidak?
Karier kepelatihannya di level nasional semakin menanjak ketika ia ditunjuk sebagai instruktur dan pemandu bakat PSSI pada Mei 2009.
Pada tahun 2023, ia mencatat sejarah dengan membawa Timnas Indonesia U23 meraih medali emas SEA Games, mengakhiri penantian panjang selama 32 tahun.
Selain itu, ia juga dipercaya kembali menangani skuat Indonesia U23 dalam Asian Games 2022.
Prestasi Gemilang Indra Sjafri
Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih yang sukses mengasah bakat-bakat muda Indonesia.
Berikut adalah daftar prestasi yang telah ia raih:
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Statistik Gemilang Maarten Paes saat Ajax Bungkam NAC Breda
-
Kabar Buruk dari Ole Romeny, Terjeblos ke Divisi 3 Liga Inggris!
-
Update Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Verdonk Cadangan, Tim Jay Idzes Imbang
-
Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara
-
Kabar Buruk untuk Timnas Belanda, Xavi Simons Resmi Absen di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0