Suara.com - Indra Sjafri tengah menjadi buah bibir publik Tanah Air usai kegagalan Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025, karier bermain sampai jadi sorotan.
Tak bisa dipungkiri jika Indra Sjafri memiliki karier mentereng sebagai pelatih di level Asia Tenggara atau ASEAN.
Akan tetapi, kualitasnya masih belum cukup mendongkrak level timnas kelompok umur Indonesia di kancah Asia.
Karier sepak bolanya pun dikuliti, termasuk ketika masih menjadi pesepak bola dan itu terjadi di tahun 1986-an.
Lantas di klub apa Indra Sjafri pernah bermain? dan prestasi apa yang pernah ia torehkan selama menjadi pemain?
Menurut sejumlah literatur yang didapat, karier sepak bola Indra Sjafri sebagai pemain dimulai pada tahun 1981 bersama PSP Padang Junior.
Karier sepak bolanya dimulai saat ia duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 2 Padang, di mana saat itu PSP Padang melihat bakatnya.
Ketertarikan kepada sang pemain membuat PSP Padang merekrutnya menjadi anggota tim PSP Junior, dari situlah awal mulainya.
Selama enam tahun ia berjuang sebelum akhirnya masuk ke tim senior PSP Padang mulai tahun 1986, hingga 1991.
Baca Juga: Perbandingan Nilai Pasar Timnas Indonesia U-20 vs Yaman: Anak Asuh Indra Sjafri 10 Kali Lebih Mahal
Meski begitu, tidak diketahui prestasi apa yang pernah dicapai Indra Sjafri bersama PSP Padang tetapi namanya mulai mencuat.
Tepatnya saat membawa timnas junior merebut trofi juara di turnamen sepak bola tingkas Asia, yakni HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong.
Setelah itu Indra Sjafri ditunjuk sebagai pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009, kariernya semakin menanjak mulai 2013.
Tepatnya saat membawa Timnas Indonesia U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2013, sejak saat itu ia menjadi langganan PSSI.
Fakta menarik soal Indra Sjafri, sebelum memulai pekerjaan di PSSI, ia merupakan pegawai di kantor pos.
Dan mulai 2008, Indra Sjafri memulai perjalanan profesional sebagai pelatih klub Persikalis Bengkalis pada 2008.
Berita Terkait
-
Perbandingan Nilai Pasar Timnas Indonesia U-20 vs Yaman: Anak Asuh Indra Sjafri 10 Kali Lebih Mahal
-
Indra Sjafri Kasih Waktu 24 Jam untuk Jens Raven Cs Mikir
-
Sudah Berapa Lama Indra Sjafri Jadi Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lawan Yaman, Indra Sjafri Minta Pemain Timnas Indonesia U-20 Merenung
-
Warganet Sindir Bio Instagram Indra Sjafri: Pelatih Argentina Aja Tidak Kayak Gitu
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut