Suara.com - Sederet mantan pemain Persebaya Surabaya tak bisa menahan kesedihan setelah mendengar kabar meninggalnya Bejo Sugiantoro.
Legenda tim Bajul Ijo itu menghembuskan nafas terakhir setelah sempat ambruk saat bermain sepak bola bersama para mantan pemain Persebaya di Lapangan SIER Rungkut, Surabaya, Selasa (25/2/2025) sore.
Bejo Sugiantoro, meninggal dunia pada usia 47 tahun.
Salah satu sosok yang merasakan kehilangan adalah mantan striker dan pelatih Persebaya, Jacksen F Tiago.
Tangis Jacksen bahkan pecah saat menuliskan emot tangis dalam unggahan akun Instagram @pssi.
Jacksen pernah merasakan era kejayaan bersama Bejo saat masih aktif bermain maupun sudah menjadi pelatih.
Keduanya sama-sama membawa Persebaya juara Liga Indonesia 1997 saat berstatus sebagai pemain.
Sementara pada Liga Indonesia 2004, keduanya kembali meraih gelar serupa. Bedanya, Jacksen sudah berstatus sebagai pelatih kepala.
Corporate Secretary PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) Jefri Ikhwan membenarkan meninggalnya Bejo Sugiantoro.
Baca Juga: Kesempatan Terakhir, Persebaya Depak Paul Munster jika Kalah Lawan Persib Bandung
Dia mengatakan, mantan bek Persebaya itu meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri di Lapangan Sepak Bola SIER Surabaya.
"Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan almarhum dan tim SIER segera memberikan pertolongan pertama dan membawa beliau ke RS Royal Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ujarnya.
Nyawa Bejo Sugiantoro tidak tertolong meskipun telah mendapatkan pertolongan dari pihak rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim