Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menunjukkan performa impresif saat membela Venezia dalam laga pekan ke-28 Serie A Italia melawan Como, Sabtu (8/3).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia itu, Venezia berhasil mengamankan satu poin meski mendapat tekanan kuat dari tuan rumah.
Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco, menaruh kepercayaan besar pada Jay Idzes dengan memberinya ban kapten.
Pemain kelahiran Belanda tersebut berperan sebagai bek tengah dalam skema 3-5-2, bersama Joel Schingtienne dan Fali Cande yang menjadi benteng pertahanan tim.
Sejak menit awal, Como tampil agresif dan terus menggempur lini belakang Venezia.
Jay Idzes dan rekan-rekannya harus bekerja keras untuk meredam serangan lawan.
Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-49 ketika Jonathan Ikoné mencoba mencetak gol.
Jay Idzes melakukan sliding tackle untuk menghalau bola, tetapi upayanya belum berhasil mencegah peluang lawan.
Meski demikian, secara keseluruhan, Jay Idzes menunjukkan kepemimpinan yang solid di atas lapangan.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen: Benar-benar Kacau di Indonesia
Pelatih Di Francesco menilai bek berusia 23 tahun ini memiliki karakter kuat dan mampu menjadi sosok pemersatu dalam tim.
Menurut sang pelatih, Jay Idzes menunjukkan tanggung jawab besar sebagai kapten, serta menjadi representasi terbaik Venezia di atas lapangan.
"Idzes adalah pemain dengan karakter dan kedalaman, perekat sesungguhnya di dalam tim adalah kualitas dasar sebagai seorang kapten," kata Di Francesco menambahkan di laman resmi Venezia.
Dedikasinya juga memberikan motivasi bagi rekan-rekan satu tim.
Di musim ini, Jay Idzes menjadi bagian penting dari skuad I Leoni Alati.
Jay Idzes tercatat sebagai salah satu dari dua pemain Venezia dengan jumlah penampilan terbanyak di Serie A musim ini, bersama Hans Nicolussi.
Keduanya telah tampil dalam 26 pertandingan, angka yang belum dicapai pemain Venezia lainnya.
Berkat performa konsistennya di lini belakang, nama Idzes mulai menarik perhatian klub-klub lain, baik di Italia maupun dari berbagai liga top Eropa.
Dengan penampilan yang terus berkembang, bek naturalisasi Timnas Indonesia ini berpeluang besar untuk melangkah ke level yang lebih tinggi di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah