Suara.com - Pelatih Persija Jakarta asal Spanyol Carlos Pena hanya memberikan arahan taktik sedikit kepada anak asuhannya jelang melawan Arema FC. Hal ini seperti disampaikan bek Persija, Hansamu Yama.
Adapun Hansamu Yama memiliki tekad kuat untuk membawa Macan Kemayoran melanjutkan kemenangan.
Arema FC akan menjadi ujian selanjutnya di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (9/3/2025), pukul 20.30 WIB.
Pada pekan lalu, Persija meraih poin penuh saat manjamu PSIS dengan skor 2-0.
Sebelum itu, tim kesayangan Jakmania itu puasa kemenangan di lima pertandingan.
Hansamu tak mau kembali terbenam dalam hasil kelabu.
Dalam konferensi pers jelang laga, ia mengutarakan kesiapan Persija untuk meladeni permainan Arema.
Meski diakui sang pemain persiapan tim tidak optimal karena jadwal padat.
Hanya ada sedikit latihan taktik dari pelatih Carlos Pena.
Baca Juga: Persija Kehilangan 20 Persen Kekuatan saat Lawan Arema, Pena: Secara Mental, Kami...
“Dua hari kemarin kami hanya fokus pemulihan. Latihan hari ini latihan sedikit taktik dari Coach. Intinya kami siap untuk bermain besok (9/3/2025). Semoga kami bisa meraih tiga poin,” kata Hansamu.
Sementara itu, ia pun mengutarakan pandangannya terkait tak adanya suporter di laga penting seperti melawan Arema.
Meski merugikan, ia berjanji akan tetap maksimal.
“Tentunya beda jika bermain di hadapan Jakmania dan tidak. Jakmania merupakan bagian dari kami, dari Persija," jelasnya.
"Mereka sangat berarti bagi kami setiap pertandingan. Semoga dalam waktu dekat kami bisa bermain di hadapan Jakmania,” pungkas mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Di Liga 1 2024/2025, Persija menduduki posisi empat klasemen sementara dengan 43 poin.
Sedangkan di puncak klasemen ada Persib dengan 54 poin.
Persija menargetkan posisi empat besar di klasemen akhir Liga 1.
Jika tidak, bukan tidak mungkin manajemen tim pecat Carlos Pena dari jabatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey