Suara.com - Penasihat Teknis PSSI Jordi Cruyff mengungkap kriteria yang dirasa cocok menjadi direktur teknik. Salah satu yang dianggapnya layak adalah memiliki pengalaman luas.
Saat ini posisi direktur teknik memang masih kosong. Terakhir jabatan tersebut diisi oleh Indra Sjafri.
Adapun pada akhirnya Indra diminta fokus menukangi Timnas Indonesia U-20.
Juru taktik asal Sumatera Barat itu juga sudah dipecat lantaran gagal memenuhi target membawa Timnas U-20 lolos ke Piala Dunia U-20 2025.
Selain punya pengalaman, Jordi menyebut sang direktur teknik harus punya alternatif strategi.
Sosok tersebut juga harus bisa berbaur dengan semua pelatih termasuk di level kelompok umur.
"Menurut saya harus punya pengalaman dengan negara, budaya, dan strategi berbeda. Dia harus bisa bekerja sama dengan pelatih di semua kelompok umur," ujar Jordi Cruyff di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
"Dia harus membantu dari hari ke hari. Dia harus bisa menyusun strategi dan caranya untuk mencapai tujuan. Dia harus punya pengalaman abroad agar bisa adaptasi dengan cepat terhadap tempat baru," tutur Jordi.
Setelah pensiun sebagai pemain sepak bola, Jordi Cruyff memiliki sejumlah pengalaman sebagai direktur olahraga di sejumlah tempat.
Baca Juga: Jordi Cruyff: Saya ada Tugas Mencari Direktur Teknik
Ia pernah jadi direktur olahraga di AEK Larnaca, kemudian di M. Tel Aviv.
Pada 2021 dia jadi penasihat strategis di Barcelona yang berlanjut jadi direktur olahraga di Catalunya.
"Intinya harus bekerja sama dan punya arah yang baru dengan tujuan yang sama," pungkas sosok yang sempat membela Manchester United dan Barcelona itu.
Belum diketahui kapan PSSI mengumumkan sosok direktur teknik yang baru.
Sosok misterius tersebut akan dicari oleh Jordi Cruyff.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera