Suara.com - Keputusan Patrick Kluivert mencoret Asnawi Mangkualam dari skuad Timnas Indonesia tetapi memanggil Eliano Reijnders ke dalam skuad Timnas Indonesia memicu perdebatan.
Padahal, Asnawi tengah tampil impresif di Liga Thailand. Bagaimana perbandingan keduanya musim ini?
Eliano Reijnders di PEC Zwolle
Reijnders tampil 13 kali di Eredivisie bersama PEC Zwolle, mengumpulkan 686 menit bermain dan satu kartu kuning.
Ia menjadi starter dalam empat laga terakhir, bahkan tampil penuh saat Zwolle mengalahkan PSV Eindhoven 3-1.
Di Timnas, ia baru mencatatkan satu penampilan, yakni saat menghadapi Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, kontribusi ofensifnya masih minim dengan nol gol dan assist. Statistik xG (0,12) dan xA (0,27) menunjukkan perannya lebih defensif.
Meski begitu, akurasi umpan 92% dalam 18 menit melawan Bahrain menjadi nilai positif.
Asnawi Mangkualam di Liga Thailand
Baca Juga: Jordy Kluitenberg Resmi Jadi Analis Pertandingan Timnas Indonesia?
Sementara itu, Asnawi tampil lebih konsisten dengan 22 penampilan di Liga Thailand bersama Port FC, mencatatkan satu gol dan satu assist dalam 1.497 menit bermain.
Ia juga mencatat dua assist di ajang Thai League Cup serta enam laga di Liga Champions Asia 2.
Penampilan apiknya bahkan membawanya masuk ke dalam 11 pemain terbaik paruh musim Liga Thailand 2024/2025.
Pengalaman 48 caps bersama Timnas juga menjadi nilai lebih bagi Asnawi.
Siapa Lebih Layak?
Jika menilai dari statistik, Asnawi memiliki keunggulan dalam konsistensi bermain, pengalaman internasional, serta kontribusi serangan.
Berita Terkait
-
Pelatih Bahrain Sindir Timnas Indonesia: Seperti Lawan Belanda
-
Antusias Pimpin Latihan Timnas Indonesia, Patrick Kluivert: Saya Tidak Sabar
-
Septian Bagaskara Tidak Menyangka Dipanggil Timnas Indonesia, Ungkap Harapannya
-
Masih Bersyarat Dinaturalisasi, Nilai Pasar Pemain Berdarah Jawa Lebih Mahal dari Skuad Timnas Indonesia
-
3 Pemain yang Berpotensi Jadi Kapten Timnas Indonesia saat Hadapi Australia dan Bahrain
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah